Unicorn Tingkat Dewa, Ini 10 Startup dengan Valuasi Selangit

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
14 October 2022 10:25
infografis 5 peringkat teratas decadorn dan unicorn di asia Foto: Ilustrasi/Aristya Rahadian Krisabella

Jakarta, CNBC Indonesia - Pendanaan startup skala global pada kuartal III 2022 mencapai US$108,5 miliar. Angka ini turun 34% dibanding kuartal sebelumnya (quarter-on-quater/qoq).

Seretnya pendanaan membuat kelahiran startup unicorn berkurang. CB Insights mencatat hanya ada 25 startup unicorn baru pada kuartal III 2022. Angka kelahiran unicorn tersebut turun dari 136 unicorn baru pada kuartal yang sama di tahun sebelumnya

Hingga saat ini dalam lingkup global, total ada 1.192 unicorn. Amerika Serikat menempati negara dengan startup unicorn terbanyak yakni 644 perusahaan.

Lalu ada Asia, dengan total jumlah startup unicorn berjumlah 325. Diikuti Eropa, Kanada, Amerika Latin dan Kepulauan Karibia, Australia, dan Afrika.

Dari ribuan startup unicorn ada perusahaan kelas dewa yang valuasinya setinggi langit. Perusahaan-perusahaan ini sudah melebihi kelas unicorn. Beberapa bahkan statusnya sudah melebihi decacorn. Karena valuasinya sudah melewati US$100 miliar, tiga perusahaan lebih pantas disebut sebagai hectacorn.

Startup dengan valuasi tertinggi di dunia

Apa saja? berikut daftarnya menurut data dari CB Insights.

  1. ByteDance, valuasi terakhir US$140 miliar (sekitar Rp 2.151 triliun)
  2. SpaceX, valuasi terakhir US$ 127 miliar (sekitar Rp1.952 triliun)
  3. SHEIN, valuasi terakhir sekitar US$100 miliar (sekitar Rp 1.537 triliun)
  4. Stripe, valuasi terakhir US$95 miliar (sekitar Rp1.460 triliun)
  5. Canva, valuasi terakhir US$40 miliar (sekitar Rp 615 triliun)
  6. Checkout.com, valuasi terakhir US$40 miliar (sekitar Rp 615 triliun)
  7. Instacart, valuasi terakhir US$39 miliar (sekitar Rp 599 triliun)
  8. Databricks, valuasi terakhir US$38 miliar (sekitar Rp 584 triliun)
  9. Revolut, valuasi terakhir US$33 miliar (sekitar Rp 507 triliun)
  10. FTX, valuasi terakhir US$32 miliar (sekitar Rp 492 triliun)

[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Startup Unicorn Rugi Sudah Tak Zaman, Ini yang Paling Penting


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading