Valuasi Startup Drop, Investor Silicon Valley: Terima Saja

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
12 August 2022 15:05
Go Public & Nama Besar, Startup Ini Tutup Nunggak Sewa Kantor Foto: Infografis/Go Public & Nama Besar, Startup Ini Tutup Nunggak Sewa Kantor/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor veteran Silicon Valley, Eugene Zhang berbicara soal masa kelam startup. Termasuk meminta para perusahaan rintisan menerima keadaan jika valuasinya terpangkas.

Zhang, yang merupakan investor Zoom, mengatakan aliran dana ke perusahaan seed-stage telah sampai ke level yang tidak masuk akal. Namun itu semua terjadi sebelum gejolak yang melanda dari raksasa teknologi dan sampai ke startup kecil.

Pasar yang sebelumnya memanas menjadi dingin dan investor keluar di pertengahan putaran pendanaan, meninggalkan para pendiri. Saat itu semua bergeser, maka industri telah menetapkan perhitungan baru, ungkapnya.


"Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melupakan teman sekelas Anda di Stanford yang mengumpulkan uang pada penilaian [2021]," kata Zhang, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (12/8/2022).

"Kita suruh mereka melupakan tiga tahun terakhir, tahun 2019 atau 2018 sebelum pandemi," ungkapnya. Artinya adalah valuasi sekitar 40% hingga 50% dari puncak baru-baru ini.

Nichole Wischoff, eksekutif startup yang menjadi investor VC, mengatakan hal yang serupa. Yakni pemotongan penilaian telah jadi standar di seluruh industri.

"Semua orang mengatakan hal sama: 'Apa yang normal sekarang bukan apa yang Anda lihat dalam 2-3 tahun terakhir," kata dia. "Pasar seperti berbaris bersama dengan mengatakan 'Harapkan penurunan penilaian 35%-50% dari beberapa tahun terakhir. Itu news normal, ambil atau tinggalkan".

Selain valuasi yang terpotong, pendiri startup juga harus menerima keadaan saat putaran pendanaan menetapkan persyaratan lebih berat. Ini upaya untuk investor baru membuat banyak perlindungan atau agresif melemahkan pemegang saham yang ada.

Sayangnya tidak semua orang menerima kenyataan baru, ungkap Zhang. "Kami bekerja dengan orang yang mendengarkan karena tidak masalah mengumpulkan US$200 juta dan kemudian perusahaan mati: tidak akan ada yang mengingatmu," jelas Zhang.

Namun kejadian ini bisa menjadi periode terbaik untuk para investor. Karena Spencer Greene, rekan Zhang di perusahaan ventura TSVC, mengatakan peluang lebih baik di masa depan dengan taruhan yang dibuat hari ini.

"Berinvestasi pada seed-stage pada 2022 sebenarnya fantastis, karena valuasi terkoreksi dan persaingan berkurang," kata Greene.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Startup Unicorn Rugi Sudah Tak Zaman, Ini yang Paling Penting


(npb/npb)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading