Ramai PHK, Startup Masih Tempat Kerja Impian Fresh Graduate?

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
25 July 2022 16:25
Infografis, Mengintip Gaji Karyawan Netflix, TikTok, Spotify dan Twitch Foto: Ilustrasi/ Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Tak dapat dimungkiri menjamurnya startup membuat anak muda khususnya para lulusan baru atau fresh graduate berminat untuk bekerja di bidang teknologi. Namun, banyak berita pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh startup beberapa bulan terakhir. Apakah ini membuat minat bekerja di startup surut?

Co-founder and Country Manager of Glints Indonesia Steve Sutanto mengatakan, ia melihat pergeseran lulusan baru yang bekerja di dunia teknologi dan startup yang dinamis dan serba cepat.

Perjuangan untuk mendapatkan talenta terbaik sedang memanasCountry Manager Glints Indonesia

"Kami melihat tren ini pada lulusan baru yang mengikuti kelas ahli kami untuk mempelajari lebih lanjut tentang industri teknologi," ujarnya kepada CNBC Indonesia melalui email, Senin (25/7/2022).


Steve juga berbicara tentang perusahaan teknologi yang saat ini banyak melakukan PHK. Ia menjelaskan jenis keterampilan atau fungsi apa yang masih banyak diminati di tengah PHK massal di bidang teknologi. Menurutnya rekayasa perangkat lunak, data, dan product management masih sangat diminati.

Selain itu, yang berdekatan dengan teknologi yang menghasilkan pendapatan seperti penjualan dan pemasaran juga diminati saat ini juga untuk mendukung kegiatan komersial perusahaan yang sedang berkembang.

Mengenai kompensasi atau tawaran gaji yang diberikan di tengah kondisi saat ini, ia mengatakan hal hal tersebut sangat tergantung pada perusahaan dan posisi yang tersedia.

"Tidak semua perusahaan sama dan sangat bergantung pada penawaran versus permintaan. Namun, satu hal yang kami ketahui adalah bahwa secara keseluruhan, perjuangan untuk mendapatkan talenta terbaik sedang memanas," ungkap Steve.

Nasib korban PHK startup

Direktur Digital Business PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., Fajrin Rasyid juga punya pendapat soal daya tarik startup untuk pekerja muda. Menurutnya, ramai berita PHK startup mungkin menciptakan persepsi baru, yakni industri startup "tidak aman" bagi para fresh graduate.

Dia mengatakan bahwa, bagi fresh graduate yang ingin mengembangkan startup, ini merupakan momen untuk mengingat kembali bahwa startup yang baik diciptakan untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat, bukan untuk menjadi sarana agar cepat kaya.

Dia menjelaskan, ciri-ciri startup yang baik di antaranya memiliki rencana untuk menghasilkan model bisnis yang kuat, bukan sekadar ingin mencapai valuasi tinggi.

"Dengan seperti ini, saya yakin startup tersebut akan dapat bertahan pada masa sekarang," ungkapnya dalam tulisannya di Uzone.

Selain itu, baru-baru ini dia berbincang dengan salah satu startup yang melakukan PHK. Mereka menyampaikan bahwa mayoritas talenta yang terkena layoff tersebut langsung dipekerjakan kembali oleh perusahaan lain.

"Hal inilah yang terjadi apabila kita fokus mengembangkan diri kita. Stay hungry, stay foolish," tutup tulisan Fajrin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Agar Selamat Tsunami PHK, Startup Harus Bertahan Berapa Lama?


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading