Ancaman PHK Menanti, Kerja di Startup Masih Menjanjikan?

Tech - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
05 June 2022 16:30
Gambar Konten, Ancaman PHK Karyawan di Startup

Jakarta, CNBC Indonesia - Kerja di startup mungkin menjadi impian bagi beberapa orang, terutama untuk para kalangan milenial dan gen z. Pasalnya, banyak berseliweran konten di sosial media yang meromantisasi betapa indahnya bekerja di startup atau perusahaan rintisan.

Namun nampaknya keindahan tersebut perlu dipikirkan lagi oleh para pemburu kerja karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan di perusahaan rintisan atau startup sedang kencang berembus baru-baru ini.

Ini disebabkan karena pendanaan yang didapatkan startup tidak jorjoran seperti zaman dahulu, hingga kondisi ekonomi ataupun tekanan dari investor untuk segera meraih laba.


Apakah dengan demikian bekerja di startup masih menjanjikan? Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan, bekerja di startup saat ini mungkin harus lebih pilih-pilih, terutama yang sudah mapan.

Mewaspadai Risiko IPO Unicorn & DecacornFoto: CNBC Indonesia TV
Mewaspadai Risiko IPO Unicorn & Decacorn

"Masih ada ruang bagi anak muda untuk bekerja di startup yang sudah jadi unicorn atau decacorn, atau yang sudah mapan, meski mungkin akan berbeda dalam hal fasilitas dan gaji misalnya. Sebab semua akan melakukan efisiensi," katanya dilansir dari detik.com, Minggu (5/6/2022).

Fasilitas atau gaji yang didapat dari startup saat ini mungkin saja tidak sebesar di masa silam karena ada efisiensi. Adapun yang sedang mengembangkan startup, harus punya ketangguhan dalam menghadapi kondisi yang terjadi.

Dia menuturkan bagi anak muda pengembang startup harus bersiap bahwa bisnisnya akan rontok. Namun menurutnya ini menjadi tantangan untuk survive dan tetap bisa menjadi unicorn.

Efisiensi pun, dikatakan Heru perlu dilakukan. Selain itu, reorganisasi maupun penghematan operasional startup juga harus dilakukan.

"Strategi lainnya adalah konsolidasi dengan startup lain atau dengan startup yang sudah besar maupun startup sejenis," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Agar Selamat Tsunami PHK, Startup Harus Bertahan Berapa Lama?


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading