Karyawan SpaceX: Elon Musk Bikin Malu

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
17 June 2022 11:40
Elon Musk tiba di acara amal tahunan Met Gala 2022 bertema In America: An Anthology of Fashion di The Metropolitan Museum of Art, New York, Amerika Serikat, Senin (2/5/2022). (REUTERS/Brendan Mcdermid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk menentang soal kebijakan bekerja dari jarak jauh. Ia bahkan memberi ultimatum kepada karyawan Tesla dan SpaceX pada akhir Mei dan memperingatkan mereka harus bekerja 40 jam seminggu di kantor, kecuali memiliki alasan penting untuk bekerja dari jauh.

Penghinaan Elon Musk terhadap pekerjaan jarak jauh tidak sepenuhnya berlaku di Twitter. Seperti yang dicatat oleh The New York Times dan The Verge, Musk mengatakan kepada staf Twitter dalam pertemuan perdana bahwa karyawan yang menghasilkan pekerjaan "sangat baik" di rumah harus diizinkan untuk mempertahankan posisi mereka.

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Mei 2022. Presiden tiba di Space X sekitar pukul 10.30 waktu setempat disambut langsung oleh Elon Musk selaku founder Space X.(Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)Foto: Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Mei 2022.

Sementara calon pemilik baru Twitter itu menekankan bahwa dia lebih suka memiliki orang yang bekerja di kantor. Dia pikir tidak masuk akal untuk memecat seseorang yang berkontribusi untuk perusahaan. Dia menambahkan bahwa akan melakukan verifikasi dengan manajer atasan karyawan yang bekerja jarak jauh itu memberikan kontribusi yang bermanfaat


Ini sangat kontras dengan sikap Twitter yang memungkinkan banyak karyawan untuk bekerja dari jarak jauh tanpa batas waktu, belum lagi kebijakan di Apple, Google, dan raksasa teknologi lainnya yang memungkinkan staf menghabiskan sebagian atau seluruh hari kerja mereka di rumah.

Pernyataan itu juga datang ketika Musk menghadapi serangan balasan yang meningkat dari pangkatnya. The Verge mengatakan telah melihat surat terbuka dari pekerja SpaceX yang mengkritik CEO mereka.

Para pekerja tersebut menuduh Musk menjadi sumber gangguan dan rasa malu yang sering ia timbulkan melalui tindakannya di publik. Mereka juga mengatakan bahwa perusahaan penerbangan luar angkasa itu tidak menjalankan mantra "No Asshole" atau kebijakan tanpa toleransi terhadap pelanggaran seksual.

Penulis surat ingin SpaceX mengutuk perilaku Musk, meminta pertanggungjawaban semua pemimpin atas tindakan mereka, dan mengklarifikasi kebijakannya sambil menegakkannya secara lebih konsisten.

Tidak disebutkan masalah pasti yang mendorong surat itu dibuat. Namun, Musk telah menuai kritik yang meningkat. Seorang pramugari SpaceX dilaporkan menuduh Musk melakukan pelanggaran seksual, yang berakhir dengan kesepakatan perdamaian senilai US$ 250 ribu.

Banyak wanita yang juga menuduh Tesla mendorong pelecehan seksual di kantor. Musk selanjutnya dituduh memposting transfobia di Twitter (seperti mengecam emoji pria hamil) dan mendukung protes pengemudi truk di Kanada yang dipenuhi dengan pelecehan dan insiden rasis.

Pria 50 tahun itu tidak berhubungan baik dengan banyak orang saat ini, dan ketidaksukaannya pada pekerjaan jarak jauh makin membuatnya bermasalah dengan para staf nya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Rumah Kontrakan Elon Musk Seharga Rp 726 Juta


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading