Ramai-ramai Startup PHK & Tutup, Inikah Penyebabnya?

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
03 June 2022 08:25
Suasana program akselerator startup Y Combinator di Silicon Valley Foto: Arie Pratama

Beberapa bulan ke depan, startup juga disebut bakal susah mencari investor baru. Menurut Y Combinator (YC), salah satu investor terkemuka Silicon Valley, kinerja saham perusahaan teknologi yang buruk di bursa berdampak signifikan terhadap aktivitas investasi venture capital (VC).

VC akan lebih sulit mengumpulkan uang, sedangkan pihak yang menitipkan modal di VC atau limited partner (LP) akan mengharapkan uang mereka diinvestasikan dengan lebih disiplin.

Jangan anggap apa yang selama ini Anda alami sebagai kondisi penggalangan dana yang normalY Combinator

Dalam situasi seperti ini, VC juga memilih mencadangkan lebih banyak modal untuk mendukung startup berkinerja terbaik yang sahamnya sudah mereka miliki.

Hal ini menyebabkan lebih sedikit persaingan antar-investor untuk ikut serta dalam putaran pendanaan modal startup. Dampaknya, valuasi yang ditawarkan ke founder lebih rendah, nilai pendanaan yang lebih kecil, dan kesepakatan pendanaan pun jumlahnya makin sedikit.

Perlambatan ekonomi ini terutama akan berdampak ke startup dengan skala internasional, bermodal aset fisik besar, margin keuntungan rendah, serta perusahaan lainnya yang butuh modal banyak dan waktu lebih panjang untuk mulai mencetak pendapatan.

"Bagi Anda yang telah memulai perusahaan Anda dalam 5 tahun terakhir, jangan anggap apa yang selama ini Anda alami sebagai kondisi penggalangan dana yang normal," kata YC dalam surat mereka kepada para founder startup.


[Gambas:Video CNBC]

(dem)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

Jumlah Startup Tutup di RI Makin Banyak, Ini Daftar Terbaru

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading