Warning Keras CEO Pfizer Buat Orang yang Sudah Divaksin Penuh

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
23 May 2022 08:20
Peserta mengikuti vaksinasi booster COVID-19 di Sentra Vaksinasi Booster, Pondok Indah Mall 3, Jakarta, Rabu (23/3/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggenjot program vaksinasi terutama booster. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bos Pfizer beri peringatan pada mereka yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Masyarakat disebut masih membutuhkan booster, bukan hanya dosis ketiga bahkan harus mendapatkan dosis keempat.

CEO Albert Bourla mengatakan dosis keempat masih dibutuhkan. Dengan begitu masyarakat terus mendapatkan perlindungan dari virus penyebab Covid-19.

"Saat ini, seperti yang kita lihat, perlu booster keempat sekarang," kata Bourla, dalam wawancara dengan media Amerika Serikat (AS), CBS, bertajuk Face the Nation.


Sejumlah negara dunia, termasuk Indonesia, diketahui telah menyelenggarakan program pemberian dosis vaksin ketiga Covid-19 pada masyarakatnya. Booster tersebut dinilai cukup baik melawat rawat inap dan kematian akibat Covid-19.

Namun vaksin booster disebut tidak terlalu bagus melawan infeksi, karena tidak bertahan lama. Sebagai informasi beberapa negara seperti Israel, Cile, dan Jerman dilaporkan telah melakukan vaksin keempat.

Bourla juga menegaskan tujuan perusahaan, yaitu menciptakan vaksin yang efektif untuk melawan semua varian dalam jangka waktu lama. "Kami bekerja sangat giat saat ini untuk membuat tidak hanya vaksin yang akan melindungi dari semua varian, termasuk Omicron, tetapi juga sesuatu yang dapat melindungi setidaknya selama satu tahun," katanya.

"Dan jika kita dapat mencapai itu, maka saya pikir itu sangat mudah untuk diikuti dan diingat sehingga kita dapat kembali ke kehidupan yang benar-benar dulu."

Di Amerika Serikat, Food and Drug Administration (FDA) telah menyetujui penyuntikkan vaksin keempat. Booster kedua itu diberikan pada masyarakat berusia 50 tahun ke atas.

Vaksin yang diizinkan diberikan sebagai dosis keempat adalah Pfizer dan Moderna. Langkah tersebut diambil saat Omicron masih jadi kekhawatiran terkait penyebaraannya, bahkan beberapa subvariannya diketahui juga telah menyebar di beberapa negara.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bukan Booster, Ini Rekomendasi Bos Pfizer Buat Lawan Covid


(npb)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading