Elon Musk Diterpa 'Badai' Baru, Ada Apa?

Tech - Intan R.D, CNBC Indonesia
22 May 2022 15:15
FILE PHOTO: Tesla Motors CEO Elon Musk speaks during the National Governors Association Summer Meeting in Providence, Rhode Island, U.S., July 15, 2017. REUTERS/Brian Snyder/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk diterpa 'badai' baru. Ia dituduh melakukan pelecehan seksual selama penerbangan jet SpaceX pada 2016 lalu, namun Musk membantah melakukannya.

Meski tak memerinci tudingan itu, tweet tersebut nampaknya mengacu pada pelecehan seksual kepada pramugari SpaceX yang dilaporkan oleh Business Insider.

"Serangan pada saya harus dilihat melalui lensa politik, ini adalah pedoman standar [tercela] mereka," kata Elon Musk dalam tweet-nya, dikutip dari CNBC Internasional, Minggu (22/5/2022).


Dalam tanggapannya, Elon Musk mengatakan butuh lebih banyak waktu menanggapi artikel tersebut. "Jika saya cenderung terlibat dalam pelecehan seksual, kejadian seperti itu tidak mungkin baru pertama kali terjadi selama 30 tahun karier saya," kata dia kepada Insider.

Media tersebut sempat menunda tenggat waktu publikasi setelah Elon Musk meminta waktu untuk berkomentar. Namun, dia tidak pernah mengeluarkan pernyataan lebih lanjut terkait tudingan tersebut.

Berdasarkan dokumen dan wawancara, Business Insider mengatakan pramugari itu merupakan kru kabin yang dipekerjakan secara kontrak untuk perusahaan jet SpaceX.

Laporan Insider mengatakan SpaceX membayar US$250 ribu (Rp 3,6 miliar) sebagai pesangon untuk sang pramugari.

Pramugari itu mengatakan, Elon Musk memperlihatkan kemaluannya dan menyentuh pahanya tanpa persetujuan saat wanita tersebut memijat seluruh tubuhnya. Bukan hanya itu, bos SpaceX juga menawarkan membelikannya seekor kuda jika mau melakukan lebih lanjut.

Pelecehan tersebut, menurut laporan Insider, terjadi pada tahun 2016. Kejadian itu dilakukan di kamar Elon Musk di jet SpaceX saat penerbangan ke London.

Dua tahun setelah kasus itu, pengacara pramugari mengajukan keluhan pada departemen sumber daya manusia (SDM) SpaceX. Sebab dia merasa peluang kerja di perusahaan berkurang setelah menolak melakukan kontak seksual dengan Elon Musk.

Tudingan yang dilaporkan itu diperinci dalam sebuah pernyataan ditandatangani oleh teman pramugari tersebut. Ia juga menandatangani perjanjian rahasia sebagai bagian penyelesaian dengan SpaceX.

Wakil presiden urusan hukum SpaceX, Christopher Cardaci menolak mengomentari perjanjian persoalan apapun. CNBC Internasional juga menuliskan telah menghubungi SpaceX untuk memberikan komentar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Rumah Kontrakan Elon Musk Seharga Rp 726 Juta


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading