China Kaji Suntikan Vaksin Covid Dosis Keempat, Ada Apa?

Tech - Lidya Julita Kembaren, CNBC Indonesia
16 May 2022 13:00
A worker inspects vials of SARS CoV-2 Vaccine for COVID-19 produced by SinoVac at its factory in Beijing on Thursday, Sept. 24, 2020. A Chinese health official said Friday, Sept. 25, 2020, that the country's annual production capacity for coronavirus vaccines will top 1 billion doses next year, following an aggressive government support program for construction of new factories. (AP Photo/Ng Han Guan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah China sedang mengkaji vaksin Covid-19 dosis ke-empat atau vaksin lanjutan. Ini untuk memutakhirkan vaksin yang lebih kebal terhadap virus Corona.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China (CDC) Gao Fu dalam sebuah wawancara pada Minggu yang dikutip dari Global Times, Senin (16/5/2022).

"Dengan mutasi virus saat ini dan infeksi dalam populasi, peningkatan vaksin adalah salah satu langkah selanjutnya melawan Covid-19," ujar Gao.


Menurutnya, saat ini timnya sedang dalam proses pengembangan untuk vaksin lanjutan ini yakni vaksin protein ZF2001. Sebab, melalui uji klinis yang dilakukan vaksin milik Sinopharm dan Sinovac yang terbaru terbukti tidak efektif terhadap varian Omicron.

Sebelumnya, Zhifei Longcom, produsen vaksin ZF2001, merilis data menggembirakan yang menunjukkan bahwa suntikan itu 75,7% efektif terhadap gejala dan 87,6% efektif terhadap kasus Covid-19 yang parah hingga kritis selama enam bulan setelah vaksinasi penuh.

Selain pengembangan vaksin baru, Gao menyebutkan bahwa penelitian obat juga merupakan fokus berikutnya untuk pengendalian penyakit menular.

"Selain obat-obatan biofarmasi dan molekul kecil, kami telah menemukan beberapa komponen dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok yang dapat menghambat virus Covid-19," jelasnya.

Lanjutnya, di situasi pandemi di China saat ini pemerintah makin gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat yang belum melakukan vaksinasi segera mendapatkannya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Thank Xi Jinping, 2 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di RI


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading