Sudah Punya Bank, Induk Shopee Kini Mau Caplok Asuransi di RI

Tech - , CNBC Indonesia
11 May 2022 16:33
FILE PHOTO: A person walks in front of a sign of Shopee, the e-commerce arm of Southeast Asia's Sea Ltd, at its office in Singapore, March 5, 2021. REUTERS/Edgar Su/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Sea Ltd. dilaporkan akan masuk ke industri asuransi Indonesia. Laporan yang berasal dari Financial Times menyebutkan induk perusahaan Shopee dan Garena itu akan mengakuisisi sebuah perusahaan asuransi dalam negeri.

Langkah ini membuat Sea makin melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia. Setelah sebelumnya telah mengakuisisi bank tanah air.

Kemungkinan, perusahaan yang akan diambil alih oleh Sea adalah Asuransi Mega Pratama, yang baru-baru ini telah diakuisisi oleh entitas yang dimiliki oleh Andy Indigo, sebagai langkah awal pengambilalihan oleh Sea, dikutip dari Business Times, Rabu (11/5/2022).


Andy diketahui sebagai mitra bisnis paling penting Sea di Indonesia. Ia memiliki 50% saham di layanan pembayaran digital Shopee Pay. Selain itu, Andy adalah mitra Sea saat mengakuisisi Bank Kesejahteraan Ekonomi pada 2021 lalu.

Berselang satu bulan setelah dicaplok, BKE mengganti namanya menjadi Seabank. Langkah ini diberitahukan pihak bank pada Februari tahun lalu kepada pemegang saham, nasabah dan mitra bisnis, serta efektif 10 Februari 2021.

Langkah tersebut diketahui setelah Sea mendapatkan lisensi bank digital lainnya di Malaysia dan melengkapi yang telah dimiliki di Singapura.

Business Times juga menambahkan telah menghubungi pihak Sea untuk memberikan komentar terkait kabar tersebut. 

Langkah Sea mempersengit pertarungan antara super-app di Indonesia. Dua perusahaan teknologi penyedia super-app lain, GoTo dan Grab, telah menawarkan asuransi ke mitra dan penggunanya lewat kerja sama dengan pihak lain. Bahkan, Gojek adalah salah satu pemegang saham insurtech PasarPolis lewat perusahaan investasinya, Go Ventures.

Di luar Indonesia, Sea juga membuka marketplace untuk produk asuransi di aplikasi e-commerce miliknya, Shopee.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Wah! Tencent Jual Saham Induk Shopee Rp 42 Triliun, Ada Apa?


Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading