Alibaba Suntik Lazada Rp5,5 Triliun, Bakal Perang Diskon?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
10 May 2022 12:25
Jack Ma, pendiri Alibaba Group, mengunjungi penanam bunga Belanda Anthura di kota Bleiswijk. (REUTERS/Charles Platiau)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lazada baru saja mendapatkan dana dari Alibaba. DealStreetAsia melaporkan besaran suntikan yang diterima adalah US$378,5 juta atau Rp 5,5 triliun.

Namun, Forbes menuliskan Lazada tidak menanggapi permintaan komentar atas laporan injeksi dari penerbitan saham baru, dikutip Selasa (10/5/2022).

Alibaba, raksasa e-commerce China yang didirikan oleh Jack Ma, kini adalah pemegang saham utama di Lazada, startup e-commerce yang didirikan di Singapura. Pada 2016, Alibaba mengakuisisi 51% saham Lazada senilai US$1 miliar (Rp 14,5 triliun), lalu meningkatkan kepemilikannya menjadi 83% dengan menginvestasikan US$1 miliar lagi.


Alibaba memiliki tujuan meningkatkan GMV Lazada menjadi US$100 miliar (Rp 1.454 triliun), selain juga menambah jumlah pelanggan menjadi 300 juta pengguna tahun 2030 mendatang.

Sebagai informasi, Lazada mencatat GMV sebesar US$21 miliar (Rp 305 triliun) dengan 159 juta pengguna dalam hingga September 2021. Capaian itu tertinggal dari saingannya Shopee dengan US$62,5 miliar (Rp 908,7 triliun) tahun lalu.

Alibaba juga berencana memperluas pasar Lazada ke wilayah Eropa. Reuters melaporkan ini karena untuk diversifikasi pertumbuhan akibat persaingan memanas di China.

Melalui AliExpress, Alibaba telah hadir di Eropa. Layanan itu melakukan penjualan lintas batas dari China. Sejauh ini, Lazada telah beroperasi di enam negara di Asia Tenggara termasuk di Singapura, lokasi kantor barunya dan di Indonesia.

Jumlah tersebut masih kalah dari Shopee dengan 13 negara termasuk Polandia, Brasil, dan Spanyol. Shopee sempat beroperasi di Prancis, tetapi akhirnya ditutup hanya satu bulan setelah dibuka. Shopee baru-baru ini juga mengurungkan niatnya untuk ekspansi ke India.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bos Lazada Imbau Startup ASEAN Tak Tiru Alibaba & Tencent Cs


(npb)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading