Vaksin Moderna Diklaim Ampuh Lawan Covid Pada Balita

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
25 March 2022 18:00
A Palestinian medic displays a vial of the Moderna COVID-19 vaccine, at the health ministry, in the West Bank city of Bethlehem, Wednesday, Feb. 3, 2021. The Palestinian Authority has administered its first known coronavirus vaccinations after receiving several thousands of doses of the Moderna vaccine from Israel. The Pfizer-BioNTech and AstraZeneca vaccines will be provided in the coming weeks through COVAX, a World Health Organization program designed to help poor countries acquire vaccines. (AP Photo/Nasser Nasser)

Jakarta, CNBC Indonesia - Moderna mengumumkan hasil penelitian sementara vaksin Covid-19 untuk anak-anak di bawah 6 tahun.

Perusahaan mengatakan dua dosis 25 mikrogram vaksin Covid-19 untuk anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, memberikan respons kekebalan yang serupa dengan dua dosis 100 mikrogram untuk orang dewasa berusia 18 hingga 25 tahun.

Hal ini menunjukkan bahwa manfaat yang diberikan kepada orang dewasa muda, juga bisa diberikan kepada anak kecil. Data hasil penelitian Moderna, menunjukan respons antibodi penetralisir yang kuat dan profil keamanan yang menguntungkan.


Berdasarkan data, Moderna mengatakan akan meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk mengizinkan penggunaan vaksin pada kelompok usia yang lebih muda ini dalam beberapa minggu mendatang.

"Mengingat perlunya vaksin melawan Covid-19 pada bayi dan anak kecil, kami bekerja sama dengan FDA AS dan regulator secara global untuk mengirimkan data ini sesegera mungkin," kata CEO Moderna St├ęphane Bancel, dikutip dari CNN Internasional, Jumat (25/3/2022).

"Kami percaya hasil terbaru ini adalah kabar baik bagi orang tua dari anak-anak di bawah usia 6 tahun." imbuhnya

Moderna mengatakan sedang bersiap untuk mengevaluasi potensi suntikan booster untuk semua anak berusia 6 bulan ke atas, yang akan menargetkan jenis virus asli serta varian Omicron.

Data ini didasarkan pada 6.900 anak usia 6 bulan sampai 5 tahun. Mayoritas reaksi vaksin yang didapat cenderung ringan atau sedang, dan lebih sering terjadi setelah suntikan kedua.

Moderna mengatakan tidak ada kasus kematian dan tidak ada kasus miokarditis atau perikarditis yang dilaporkan.

Moderna juga mengumumkan bahwa mereka telah memulai pengajuan ke FDA untuk otorisasi penggunaan darurat vaksin Covid-19 perusahaan untuk anak-anak usia 6 hingga 11 tahun. Anak-anak seusia itu akan mendapatkan dua suntikan vaksin versi 50 mikrogram.

Produsen vaksin tersebut mengatakan bahwa mereka memberi FDA data tindak lanjut tambahan tentang vaksinnya untuk anak-anak usia 12 hingga 17 tahun. Anak-anak usia itu akan mendapatkan dua suntikan vaksin versi 100 mikrogram yang lebih besar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Riset: Vaksin Ini Paling Cocok Dicampur Buat Lawan Covid-19


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading