NASA: Astronaut AS Balik ke Bumi, Pakai Pesawat Rusia

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
15 March 2022 10:25
This image made from NASA TV shows the international space station, seen from the SpaceX Crew Dragon spacecraft Saturday, April 24, 2021. The recycled SpaceX capsule carrying four astronauts has arrived at the International Space Station, a day after launching from Florida. (NASA via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang Ukraina membuat hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia memanas. Namun tampaknya ketegangan ini tak akan sampai ke luar angkasa yang membuat astronaut AS tak bisa kembali ke Bumi.

Astronaut Amerika Serikat, Mark Vande Hei, akan kembali dari stasiun antariksa International Space Station (ISS) dengan menggunakan pesawat Soyuz milik Rusia.

Hal ini sekaligus menegaskan bahwa NASA masih menjalin kerjasama dengan badan antariksa Rusia Rocosmos di ISS, meskipun ketegangan geopolitik sedang meningkat.


Vande Hei, yang diluncurkan ke ISS pada April 2021, dijadwalkan untuk melakukan perjalanan kembali ke Bumi pada 30 Maret dan akan mendarat di Kazakhstan.

Dia akan melakukan perjalanan pulang melalui jet Gulfstream, seperti yang dilakukan astronot AS lainnya, demikian dikutip dari CNN Internasional, Selasa (15/3/2022).

Sejauh ini pejabat badan antariksa AS itu tidak mengatakan akan ada perubahan signifikan pada rencana untuk membawa Vande Hei kembali ke Amerika Serikat setelah dia mendarat.

Selama hampir satu dekade, kendaraan Soyuz Rusia telah menjadi satu-satunya sarana untuk membawa astronot ke dan dari ISS. Tetapi ketergantungan itu berakhir setelah SpaceX meluncurkan kapsul Crew Dragon pada 2020.

AS sebelumnya masih membeli kursi di kendaraan Rusia untuk astronaut NASA. Diketahui ada perjanjian tentatif bagi astronaut AS untuk naik kendaraan Soyuz Rusia dan kosmonot Rusia untuk terbang dengan SpaceX di masa depan.

"Operasi gabungan antara NASA dan Roscosmos di fasilitas Rusia di Baikonur, Kazakhstan, juga masih berjalan dengan baik," kata Joel Montalbano, manajer program Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA.

Pernyataan Montalbano datang ketika kepala Roscosmos Dmitry Rogozin membuat beberapa posting media sosial berapi-api yang diarahkan ke Amerika Serikat.

Salah satu postingan yang diunggah adalah video animasi yang tampaknya mengancam bahwa astronaut Rusia akan meninggalkan Mark Vande Hei di luar angkasa sendirian.

Di tengah serangan militer Rusia ke Ukraina dan sanksi dari Amerika Serikat dan sekutunya, Rogozin juga menghentikan peluncuran satelit telekomunikasi dari startup OneWeb yang berbasis di Inggris. Dia juga berjanji untuk tidak lagi menjual mesin roket buatan Rusia ke perusahaan AS.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alasan Kenapa Astronaut Nangis Lihat Bumi dari Antariksa


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading