Booster Vaksin Covid, Kemenkes Siapkan yang Gratis & Berbayar

Tech - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
04 January 2022 13:45
Suasana penyuntikkan vaksin booster untuk nakes di RSCM.

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo memutuskan program suntikan dosis ketiga atau booster vaksin Covid-19 kepada masyarakat akan dimulai 12 Januari 2022. Adapun pemerintah telah menyiapkan dua mekanisme dalam pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dua mekanisme pelaksanaan vaksinasi tersebut yakni melalui program pemerintah dan secara mandiri.

"Untuk program pemerintah yang sudah disiapkan mekanismenya, pemberian vaksinasi kepada lansia dan nanti tentunya kepada para peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di atas usia 18 tahun. Kita tahu, PBI selama ini menjadi tanggungan dari pemerintah sehingga nanti ketika mereka mendapatkan vaksin booster juga akan disediakan pemerintah," terang dia dalam program Profit CNBC Indonesia, Selasa (4/1/2022).


Diketahui untuk tahap awal booster vaksin akan diberikan kepada kelompok masyarakat lansia dan masyarakat yang rentan terinfeksi Covid-19. Booster juga akan diberikan kepada golongan dewasa berusia 18 tahun ke atas. Sedangkan untuk mekanisme program mandiri, vaksinasi booster diberikan kepada masyarakat yang berusia di atas 18 tahun.

"Tentunya hal-hal teknis terkait pelaksanaan vaksinasi, bagaimana kemudian untuk screening, jenis vaksin yang akan digunakan, jangka waktu antara dosis I dan II, sedang kita siapkan. Termasuk juga persiapan layanan kesehatan," pungkas Nadia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan untuk program booster vaksin Covid-19, Indonesia membutuhkan 230 juta dosis vaksin. Indonesia sudah mengamankan pasokan vaksin sebanyak 113 juta dosis vaksin.

"Nah yang menarik adalah CDC (Center for Disease Control) dan FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat mengeluarkan rekomendasi Moderna itu dosisnya setengah karena ada isu kerasnya moderna atau efek KIPI (efek samping)," ujar Budi Gunadi dalam konferensi pers digital di Jakarta, Senin (3/1/2022).

Budi menambahkan jika dalam penelitian yang dilakukan Indonesia vaksin booster menggunakan Pfizer dan Moderna setengah dosis dan satu dosis tidak ada beda dari sisi efektivitasnya dan Indonesia menggunakan dosis setengah maka kemungkinan besar kebutuhan booster bisa dipenuhi dari vaksin gratis.

"Tapi ini masih dalam diskusi hasilnya nanti keluar setelah tim dari profesor-profesor dari ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) menyampaikan hasil [penelitian] pada 10 Januari," terangnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Catat! Menkes: Vaksinasi Booster Dimulai 12 Januari 2022


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading