Lebih Cepat dari Target WHO, Vaksinasi RI Tembus 40% Populasi

Tech - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
22 December 2021 11:25
Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin bersama sejumlah anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) meninjau secara langsung vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun yang dilaksanakan di SDN 196 Sukarasa, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 21 Desember 2021. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Program vaksinasi Covid-19 di tanah air telah memenuhi ambang batas yang ditetapkan WHO. Demikian disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Rabu (22/12/2021).

WHO menargetkan setiap negara sekurang-kurangnya mencapai mencapai 40% dari total populasi yang akan mendapatkan vaksinasi dosis lengkap pada akhir 2021.

"Sampai hari ini, total masyarakat yang sudah kita suntikkan dosis lengkap (fully vaccinated) mencapai 108.412.315 orang atau 40,12%. Artinya kita lebih cepat dari target yang ditetapkan WHO," kata BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin, seperti dikutip dari siaran pers Kemenkes, Rabu (22/12/2021).

BGS menekankan capaian vaksinasi tersebut tidak terlepas dari bantuan dan dukungan seluruh komponen bangsa di antaranya TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BUMN, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, pihak swasta serta masyarakat.

"Sejak pemerintah memulai vaksinasi pada Januari lalu, Kementerian Kesehatan terus mendapatkan support dan bantuan dari berbagai pihak. Kami ucapkan terima kasih, karena berkat usaha bersama, cakupan vaksinasi nasional berjalan sesuai yang kita harapkan," ungkapnya.

Memulai vaksinasi pada pertengahan Januari lalu, Kemenkes menargetkan vaksinasi untuk 208,2 juta orang. Dari sejumlah tersebut, sebanyak 154.593.449 orang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama atau 75% dari target, dan 108.412.315 msyarakat indonesia telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau 52% dari target.

Dalam upaya mempercepat perlindungan masyarakat Indonesia dari Covid-19, upaya vaksinasi juga diperluas menyasar anak usia 6-11 tahun secara bertahap. Pada tahap pertama vaksinasi anak berlangsung di 115 Kabupaten/Kota dari 19 provinsi.

Karena cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70% dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60%, pemerintah secara resmi memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun pada 14 Desember lalu dengan jumlah sasaran sekitar 26,5 juta anak.

"Pantauan kami di sistem sudah 500 ribu lebih anak yang sudah divaksinasi dari sasaran 26,5 juta. Saya kira sampai sekarang ini, vaksinasi berjalan lancar dan aman," kata BGS.

Ia menjamin vaksin terbaik adalah vaksin yang saat ini tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk mengakses lokasi dan pelayanan vaksinasi Covid-19. Semakin banyak orang yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 maka semakin banyak orang yang terlindungi.

BGS juga menegaskan bahwa kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan tetap menjadi kunci utama dalam mencegah penularan Covid-19. Keduanya harus berjalan beriringan sebagai solusi jitu mengakhiri pandemi Covid-19.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ternyata Ini Varian Covid Asalnya dari RI, Berbahayakah?


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading