'Kiamat' Uang Kertas Makin Dekat, BI Ungkap Fakta Terbaru!

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
16 December 2021 17:05
rupiah detik

Jakarta, CNBC Indonesia - Tersedianya sistem pembayaran digital yang meluas mendorong penggunaan uang kartal, baik itu uang kertas dan logam semakin ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia, artinya 'kiamat' uang kertas semakin di depan mata.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan transaksi ekonomi dan keuangan digital berkembang pesat seiring dengan meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, perluasan dan sistem pembayaran digital, dan akselerasi digital banking.


BI melaporkan, pada November 2021 nilai transaksi uang elektronik tumbuh 61,82% atau mencapai Rp 31,3 triliun dan nilai transaksi digital banking meningkat 47,08% atau mencapai Rp 3.877,3 triliun.

"Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit juga mengalami pertumbuhan 8,39% (yoy) menjadi Rp 674,9 triliun," jelas Perry dalam konferensi pers, Kamis (16/12/2021).

Perry mengungkapkan BI akan terus menjaga kelancaran dan keandalan sistem pembayaran serta mendukung program Pemerintah melalui koordinasi dan monitoring uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) 4.0, transaksi keuangan Pemda, dan elektronifikasi moda transportasi.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Sugeng mengungkapkan volume transaksi melalui sistem pembayaran QR Code (QRIS) sejak awal tahun hingga hari ini atau year to date, mencapai 316 juta transaksi, dengan nilai mencapai Rp 23 triliun (year to date).

Sugeng mengungkapkan ke depan peran QRIS akan diperluas, namun tahun ini masih akan fokus untuk menggencarkan penggunaan QRIS di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.

"Di Maluku hingga Aceh ke depan akan kita kembangkan untuk membantu transaksi golongan kelas menengah atas, review besarannya untuk bermanfaat pada kegiatan konsumsi dan leisure kelas menengah atas," tuturnya.

Penggunaan QRIS juga, kata Sugeng akan berkembang dan akan mempermudah masyarakat dalam pembayaran pajak.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ada Rupiah Digital, BI Jamin Uang Kertas Tak Sampai 'Kiamat'


(cap/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading