Simak! Ini 2 Jurus Jitu Bill Gates untuk Setop Covid-19

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
01 December 2021 07:15
Bill Gates

Jakarta, CNBC Indonesia - Miliarder William Henry Gates III atau Bill Gates termasuk salah satu miliuner dunia yang memberikan perhatian besar untuk mengakhiri pandemi Covid-19 di dunia.

Dalam sebuah wawancara di Forum Ekonomi Baru Bloomberg, sebagaimana dikutip oleh CNBC International, Gates mengatakan setidaknya ada dua langkah kunci yang menurutnya akan membantu menaklukkan Covid-19.

"Terus memvaksinasi seluruh dunia, dan menggunakan obat antivirus yang sedang naik daun untuk mencegah penyakit parah serta kematian," kata Gates, dikutip Rabu (1/12/2021).


Bagi Gates, mengakhiri pandemi tidak berarti memberantas Covid sepenuhnya. Sebaliknya, kata dia, dunia pasti dapat menurunkannya ke jumlah yang sangat kecil pada akhir tahun 2022.

Menurutnya, target itu tetap realistis, mengingat kemajuan dalam vaksin dan obat antivirus. Berkaca ke AS misalnya, Data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan 69% populasi di Amerika Serikat (AS) saat ini sudah divaksinasi penuh terhadap Covid.

Namun sayangnya, di negara-negara berpenghasilan rendah, akses dan permintaan vaksin sama-sama rendah. Hanya 4,7% orang di negara berpenghasilan rendah yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid, menurut perusahaan riset Our World in Data.

Tapi, Gates memprediksi akses vaksin dapat meningkat tahun depan. Ia yakin kendala pasokan sebagian besar akan teratasi.

"Permintaan, bagaimanapun, bisa lebih sulit untuk didorong, terutama di tempat-tempat di mana epidemi belum terlihat seperti negara-negara Afrika sub-Sahara," katanya.

Mengenai obat antivirus, Gates menyebut hal tersebut cukup mengesankan, meskipun faktanya belum ada satupun dari yang resmi disetujui lembaga obat-obatan dunia. Jika disetujui, obat-obatan tersebut dapat secara drastis menurunkan jumlah orang yang dirawat di rumah sakit dan sakit parah akibat Covid.

"Dengan adanya vaksin dan obat antivirus, tingkat penyakit parah dan kematian akibat Covid seharusnya bisa turun cukup dramatis pada musim panas mendatang," jelasnya.

Namun, Gates mengingatkan, linimasa itu bisa dengan mudah terlempar dengan munculnya varian Covid baru yang lebih berbahaya muncul. Kini sudah tercatat total 256.294.448 infeksi dan 5.146.054 yang tewas akibat infeksi Covid-19 di seluruh dunia, menurut data Worldometers.


[Gambas:Video CNBC]

(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading