Kabar Baik Bagi Kamu yang Mengincar iPhone 13

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
26 November 2021 15:40
Infografis/ Sudah Rilis! Ini Spek hingga Harga terbaru dari Generasi Iphone 13/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi yang mengincar iPhone 13 sudah mulai bernapas lega. Sempat masalah dengan kekurangan chip sudah mulai ketemu solusinya, produksi iPhone 13 akan segera aman.

Sebab menurut Katy Huberty dari Morgan Stanley, rantai pasokan sedang berjalan kembali normal untuk Apple. Salah satunya adalah chipset A15 bionic yang digunakan untuk memberi daya pada iPad mini generasi keenam. Ini merupakan chip yang digunakan untuk seri iPhone 13.

Jadi setiap tablet iPad mini 6 yang tidak dibuat menyimpan A15 bionic dan dapat digunakan untuk memproduksi iPhone 13. Dengan begitu bisa memberikan keuntungan lebih besar untuk Apple.


"Pemeriksaan terbaru mengindikasikan pasokan IC pada manajemen daya (sirkuit terintegrasi atau microchip) dan modul kamera untuk iPhone 13 Pro dan Pro Max kemungkinan meningkat pada November dan Desember," kata Katy Huberty, dikutip dari Phone Arena, Jumat (26/11/2021).

Kabar ini kemungkinan bisa mengembalikan pendapatan Apple yang hilang pada kuartal keempat. Jumlahnya mencapai US$6 miliar karena kekurangan rantai pasokan.

Kekurangan ini bisa lebih tinggi pada kuartal sekarang dan membuat sangat penting untuk menormalkan produksi iPhone.

Sementara itu dikabarkan waktu tunggu iPhone sudah menyusut. Sebagai informasi, waktu tunggu adalah berapa lama waktu dibutuhkan dari saat iPhone dipesan hingga dikirimkan.

Pada Selasa (23/11/2021), iPhone 13 Pro dan Pro Max mencapai 19,5 hari. Sementara untuk seri iPhone 13 dari saat menerima pre order selama 67 hari dan menjadi yang terkuat diantara semua model iPhone selama lima tahun terakhir.

Kabar baiknya sejak awal November lalu, waktu tunggu kedua model iPhone 13 Pro turun menjadi 7 hari. Hal yang sama juga terjadi pada iPhone 13 dan iPhone 13 Mini.

Apple juga mengirimkan jumlah unit yang masuk rekor dalam catatan ke China. Menurut Katy Huberty ini menunjukkan perusahaan telah bisa bernapas lega dibandingkan bulan Oktober lalu.

"Data bulan November menunjukkan peningkatan di atas musim dibandingkan Oktober," kata dia.


[Gambas:Video CNBC]

(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading