Kalah dari TikTok, Aplikasi Dubsmash Dimatikan Februari 2022

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
26 November 2021 11:20
Dubsmash Foto: Dubsmash

Jakarta, CNBC Indonesia - Jauh sebelum Tiktok hadir, aplikasi serupa Dubsmash pernah begitu populer di kalangan anak muda. Namun platform itu akan ditutup pada 2022 mendatang.

Reddit telah mengumumkan jika Dubsmash akan tutup pada 22 Februari 2022 mendatang. Keputusan ini datang bahkan kurang dari setahun setelah Dubsmash diakuisisi pada Desember 2020.

Setelah tanggal 22 Februari 2022 mendatang, Dubsmash tidak akan tersedia untuk didownload baik untuk App Store dan Google Play. Aplikasi juga tidak akan berfungsi setelah tanggal tersebut, dikutip dari Engadget, Jumat (26/11/2021).


Penutupan ini, dikatakan laman Engadget kemungkinan karena keberagaman kreator. Bintang Tiktok diketahui berkulit putih, sementara Dubsmash populer di kalangan kulit hitam dan orang Latin.

Catatan Reddit akhir tahun 2020, 25% remaja kulit hitam di Amerika Serikat adalah pengguna Dubsmash.

Saat mengumumkan akuisisi, Reddit mengatakan Dubsmash akan mempertahankan platform dan merek sendiri.

"Menggabungkan kekuatan menjadi pertandingan yang sempurna. Reddit adalah tempat komunitas yang bersemangat berkumpul untuk waktu, interaktif, dan otentik mengenai topik yang penting bagi mereka serta video semakin menjadi inti bagaimana orang ingin terhubung," jelas Reddit dalam unggahan blognya saat itu.

Dalam bagian dari blog ini, Reddit juga meluncurkan fitur video baru dari Dubsmash. Kamera built-in masuk dalam pilihan untuk mengubah perekaman dan mengatur timer.

Selain itu, sekarang dimungkinkan untuk mengunggah klik dalam lanskap, mode potrait dan isi. Selain itu juga menyesuaikan dan memangkas beberapa klip sekaligus.

Layar pengeditan baru juga memungkinkan para pengguna untuk menambahkan sticker, doodles, voice-over, dan filter klip mereka.

Tiktok memang menjadi tren sendiri dan sulit dikalahkan oleh media sosial lain. Awal tahun ini, Bos Instagram, Adam Mosseri pernah mengatakan produknya Reels masih kalah dari Tiktok.

"Saya belum puas. Kami berkembang baik dari banyaknya orang yang berbagi dan mengkonsumsi, namun kami masih punya jalan yang sangat panjang. Dan saya harus jujur jika Tiktok berada di depan," kata Mosseri dikutip The Verge.


[Gambas:Video CNBC]

(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading