Hadir di Kupang & Jayapura, Grab Bantu Tingkatkan Ekonomi

Tech - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
19 November 2021 14:25
Dok. Grab Foto: Dok. Grab

Jakarta, CNBC Indonesia - Baru-baru ini, temuan hasil riset LPEM FEB UI di Kupang dan Jayapura menemukan semenjak kehadiran Grab di wilayah tersebut, perbedaan tingkat penerangan lampu di desa-desa Kupang dan Jayapura dibanding penerangan lampu di wilayah Indonesia lainnya tanpa kehadiran Grab meningkat dua kali lipat.

Hal tersebut disebabkan karena layanan Grab yang hadir dan banyak digunakan makin mendorong padatnya aktivitas masyarakat di kedua kota tersebut. Selain itu, riset tersebut juga membuktikan berkat hadirnya layanan Grab, terdapat peningkatan aktivitas ekonomi untuk masyarakat sekitar sebagai mitra merchant Grab. Tercatat, 30% dari merchant GrabFood dan 50% dari merchant GrabKios di Kupang dan Jayapura antara 2019-2021 merupakan usaha UMKM baru.

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, teknologi digital dapat menjadi motor pendorong kegiatan ekonomi. Kehadiran Grab menjadi penting dalam upaya memperluas adopsi teknologi di Kupang serta Jayapura.

"Pengembangan digitalisasi terutama di tengah masa pandemi akan mendorong nilai ekonomi yang pastinya akan membawa efek positif di jangka panjang terhadap perekonomian digital tanah air," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Kamis (18/11/2021).

Sedangkan Country Managing Director of Grab Indonesia Neneng Goenadi mengungkapkan hasil riset LPEM FEB UI merefleksikan kuatnya komitmen Grab untuk Indonesia.

"Temuan bahwa Grab telah mendorong geliat ekonomi di Jayapura dan Kupang menyemangati kami untuk terus mempelopori lebih banyak solusi digital untuk mendukung majunya ekonomi digital, dan menjadi platform terpercaya masyarakat Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut, riset tersebut juga memperlihatkan tingkat penggunaan teknologi Internet dan ponsel cerdas para mitra merchant di Kupang dan Jayapura telah mencapai 100%, atau dua kali lipat lebih tinggi dibanding rata-rata populasi. Selain itu, penggunaan uang digital untuk akses juga meningkat di kedua wilayah tersebut.

Selain itu, riset ini juga memperlihatkan bagi mitra pengemudi dan pelanggan perempuan aman dalam berkendara karena fitur teknologi dan kebijakan keselamatan komprehensif, termasuk safety centre dan penyamaran nomor telepon.

Kepala Kelompok Riset Ekonomi Digital LPEM FEB UI, Chaikal Nuryakin, mengatakan ke depannya, hasil riset dapat digunakan dalam merancang kebijakan yang lebih komprehensif bagi penajaman manfaat teknologi di Kupang dan Jayapura.

"Kami melihat masih adanya ruang untuk pelatihan kemampuan digital para mitra pengemudi dan merchant. Dengan pemahaman teknologi lebih mendalam, mereka dapat mengoptimalkan solusi teknologi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan hidup," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Video: Belum Untung, Rugi Grab Bengkak Jadi Rp 50,9 T


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading