Unik! Negara Ini Tambang Bitcoin Pakai Energi Gunung Berapi

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
05 October 2021 13:40
Lava dari gunung berapi yang meletus di pulau La Palma, Spanyol, telah mencapai Samudra Atlantik. (AP/Saul Santos)

Jakarta, CNBC Indonesia - El Salvador muncul dengan ide untuk melakukan penambangan Bitcoin menggunakan energi gunung berapi. Dari sana, negara tersebut sudah menambang 0,00599179 bitcoin atau sekitar US$269.

Kabar ini diumumkan langsung oleh Presiden Nayib Bukule dalam Twitter pribadinya hari Jumat lalu. Menurutnya ini merupakan perjalanan perdana El Salvador untuk memanfaatkan energi gunung berapi dalam menambang Bitcoin, dikutip CNBC Internasional, Selasa (5/10/2021).

Sementara itu pada Selasa, presiden mengunggah video berdurasi 25 detik. Di dalamnya termasuk kontainer pengiriman bermerek pemerintah dengan rig penambangan Bitcoin, teknisi yang memasang dan mencolokkan penambangan ASIC, serta pemandangan antena pabrik energi di hutan berbatasan dengan gunung berapi.


Video itu sudah ditonton 2,3 juta kali, dengan caption sederhana 'langkah pertama'.

Jika negara itu benar mencetak koin baru, berarti Bukule memenuhi janjinya pada Juni lalu. Saat itu dia menginstruksikan perusahaan listrik panas bumi milik negara, LaGeo SA de CV untuk membuat rencana menawarkan fasilitas penambangan Bitcoin dengan energi sangat bersih, 100% terbarukan, dan 0 emisi dari gunung berapi.

Dalam tweetnya di hari Jumat, Bukule mengindikasikan proyek penambangan itu masih dalam proses. Pemerintah setempat juga masih melakukan pengujian dan memasang peralatan penambangan baru.

Namun ternyata penggunaannya bukan sesuatu yang baru. "Ini hanya energi panas bumi," kata penambang Bitcoin, Alejandro de la Torre.

Penambang yang pindah dari China ke Texas itu menambahkan, "Islandia telah melakukannya sejak awal penambangan Bitcoin".

Namun langkah El Salvador jadi nilai lebih dari perdebatan mengenai karbon yang dihasilkan dari penambangan.

"Sumber daya energi sepenuhnya terbarukan dan belum dimanfaatkan telah digunakan secara ketat karena Bitcoin," ungkap insinyur penambangan Bitcoin, Brandon Arvanaghi. "Bitcoin jadi percepatan terbesar bagi pengembangan energi terbarukan dalam sejarah".


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading