Luhut: Masih Terdapat Masyarakat yang Menolak Divaksinasi!

Tech - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
25 August 2021 11:48
Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook dengan tema

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, selain testing epidemiologi yang masih rendah, penolakan masyarakat terhadap vaksin juga jadi kendala penanganan Covid-19.

"Masih terdapat masyarakat yang menolak divaksinasi," ujar Luhut dalam Seminar Nasional PPRA LXII T.A 2021 Lembaga Ketahanan Nasional RI yang ditayangkan di kanal Youtube Lemhannas RI pada, Rabu (25/8/2021).



Mengutip survei Charta Politika yang dipaparkan Luhut, responden yang menolak vaksinasi Covid-19 mencapai 23,9%. Sementara itu yang bersedia sebanyak 72,4%.

"Nah ini saya mohon kita semua untuk menyosialisasikan. Memang ada sebagian dari 23,9% ini yang takut disuntik. Tapi kita lihat orang yang divaksin (72,4%) biarpun dia sehat dia pasti bisa kena juga dengan virus corona varian delta," kata Luhut.

Lebih lanjut, dia pun berpesan kalau terjangkit Covid-19 bukanlah aib. Sebab, virus corona penyebab Covid-19 bisa melanda siapa saja.




[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jangan Keliru, Masuk Tempat Ibadah tidak Perlu Syarat Vaksin!


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading