Luhut Pamer Pakai Big Data Tekan Lonjakan Covid-19 di RI

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
15 March 2022 18:45
Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Digital Economy Working Group G20 2022. (Tangkapan layar youtube Kemkominfo TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan bicara soal peranan big data dalam penanganan Covid-19 di tanah air. Hal itu disampaikan Luhut dalam acara Kick Off Digital Economy Working Group G20 2022 di Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Dalam paparannya, Luhut mengungkapkan pemerintah terus membangun infrastruktur yang berkaitan dengan komunikasi dan informatika.

"Yang paling penting infrastruktur kita dulu. Sekarang orang ingin kita punya big data. Nah itu data kita itu yang saya kira masih kurang. Sekarang sedang dibangun," kata Luhut.

Menurut dia, sejumlah negara tertarik untuk berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur komunikasi dan informatika. Salah satunya dari Uni Emirat Arab yang tertarik dengan potensi ekonomi Indonesia yang besar.

Lebih lanjut, Luhut menceritakan kebijakan pemerintah yang menggunakan big data. Utamanya dalam penanganan lonjakan kasus Covid-19 pada tahun lalu.

"Penyelesaian Covid-19 kemarin itu banyak karena menggunakan digital juga. Kita pakai Facebook, NASA, Google. Sehingga mobility itu semua kita tahu. Jadi kita punya big data yang bagus," ujar Luhut. Oleh karena itu, dia meminta agar negara-negara anggota G20 lain menganggap Indonesia masih masuk kategori negara terbelakang.

"Kita ini cukup maju kok. Saya bicara kepada Blinken (Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken) tidak bisa kalian berpikir Indonesia seperti 10 tahun lalu. Jadi kemajuan-kemajuan digitalisasi, big data semua berkembang cepat," kata Luhut.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Luhut Soal Varian Delta Plus: 15% Lebih Ganas dari Delta


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading