Syarat & Lokasi Penyuntikan Vaksin Pfizer di DKI Jakarta

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
24 August 2021 11:45
Warga mengikuti vaksinasi massal Covid-19 gelaran Pemkot, Jakarta Timur, di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Senin (28/6/2021). Kouta vaksinasi di GOR Ciracas 1.000 per hari, terdiri dari 500 warga Kecamatan Ciracas dan 500 warga Kelurahan Pasar Rebo. Warga yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta pun bisa mengikuti vaksinasi gratis dengan syarat membawa surat pengantar RT/RW. Bagi warga non DKI namun bekerja di Jakarta maka cukup membawa surat pengantar dari perusahaan tempatnya bekerja sebagai syarat mengikuti vaksinasi gratis. 
   (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mulai memberikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat umum yang belum mendapatkan suntikan vaksin. Ada 232.842 dosis vaksin yang akan disuntikkan kepada 116.421 warga.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Widyastuti mengatakan vaksin Pfizer diberikan kepada warga negara Indonesia (WNI) dengan KTP DKI Jakarta atau berdomisili di Jakarta. Warga non-DKI yang berdomisili di Jakarta mesti melampirkan surat domisili yang dikeluarkan minimal oleh RT setempat.

"Kementerian kesehatan malam ini baru saja menginformasikan bawah vaksi Covid-19 Pfizer bisa untuk usia 12 tahun ke atas. Fasilitas kesehatannya pun yang semula 10 lokasi menjadi 16 lokasi," kata Widyastuti dalam keterangan resminya dikutip Selasa (24/8/2021).


Widyastuti menambahkan, vaksin Pfizer bisa diberikan untuk ibu hamil, ibu menyusui, serta orang yang memiliki kondisi immunocompromised, seperti autoimun, komorbid berat, penyakit kronis, dan gangguan imunologi lainnya.

"Namun, untuk bisa menerima vaksin Covid-19 Pfizer, bagi yang memiliki kondisi immunocompromised, komorbid, atau penyakit lainnya yang berat, dibutuhkan surat rekomendasi dokter," katanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use (UEA) vaksin Pfizer pada 14 Juli 2021. Nama vaksin tersebut di Indonesia adalah vaksin Comirna.

BPOM menerbitkan izin ini usai mengkaji hasil emergency use listing (EUL) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pfizer memiliki efikasi atau tingkat kemanjuran mencapai 95,5% pada usia 16 tahun ke atas dan pada remaja usia 12-15 tahun sebesar 100%.

Vaksin ini menggunakan platform mRNA dengan dua kali suntikan dengan rentan waktu tiga minggu. Efek samping yang paling sering muncul adalah nyeri pada tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, dan demam.

Berikut daftar 16 lokasi penyuntikan vaksin Pfizer di wilayah DKI Jakarta:

  1. Puskesmas Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat
  2. Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara
  3. RSIA Family, Jakarta Utara
  4. RSUD Tugu Koja, Jakarta Utara
  5. RSPI Puri Indah, Jakarta Barat
  6. RS Prikasih, Jakarta Selatan
  7. Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan
  8. Puskesmas Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan
  9. RSUD Jati Padang, Jakarta Selatan
  10. Puskesmas Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan
  11. UPK Kemenkes Rasuna Said, Jakarta Selatan
  12. BPSDM Kemenkes Hang Jebat, Jakarta Selatan
  13. Puskesmas Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur
  14. RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur
  15. RS Tk. IV Kesdam Cijantung, Jakarta Timur
  16. RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Awas Tertipu! Vaksin Covid-19 Mulai Beredar di Pasar


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading