Usai Telkomsel-Indosat, XL Axiata Resmi Hadirkan Internet 5G

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
12 August 2021 17:15
xl axiata

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia memiliki satu operator seluler lagi yang menghadirkan 5G. Setelah Telkomsel dan Indosat, kali ini giliran XL Axiata yang mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) dari Kementerian Kominfo.

"Hari ini menyambut juga keikutsertaan PT XL Axiata Tbk yang baru saja mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) layanan 5G tanggal 6 Agustus 2021 beberapa hari yang lalu," kata Menteri Kominfo, Johnny Plate dalam Konferensi Pers Hasil Uji Laik Operasi Penyelenggaraan Seluler 5G PT XL Axiata, Kamis (12/8/2021).

Dia menjelaskan jika XL Axiata telah melaksanakan Uji Laik Operasi pada tanggal 3-5 Agustus 2021. Lokasi penyelenggaraan uji covba itu di Jalan Margonda, Depok.


XL Axiata sendiri menggunakan frekuensi 1.800 MHz atau 1,8 Ghz. Lebar pita yang digunakan 20 MHz dalam rentan 1807,5 mhz-1827,5 mhz.

Johnny mengatakan dengan penerbitan SKLO ini, layanan komersialisasi 5G didukung tiga operator seluler nasional. Diharapkan dengan izin ini bisa pelaksanaannya bisa berkembang dengan baik.

"Kedepannya kita tentu berharap agar komersialisasi 5G atau pelaksanaan komersial 5g dapat berkembang dengan baik di Indonesia," kata Johnny.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini menjelaskan ULO dilaksanakan secara singkat. Dia mengatakan seluruh aspek pengujian juga telah lolos sehingga bisa mendapatkan SKLO tersebut.

Dia mengatakan setelah ini, pihaknya siap menggelar layanan dan jaringan 5G di Indonesia. Secara bertahap juga, Dian mengatakan akan memperluas cakupan wilayah layanan.

Selain itu juga melakukan persiapan ekosistem yang diperlukan seperti fiberisasi jaringan. Serta juga yang penting adalah ketersediaan smartphone berbasis 5G.

"Kalau smartphone nya pelanggan belum bisa 5G tentu layanan 5G tidak bisa dinikmati. Selain itu menyiapkan SDM, paling penting dan cukup kritikan dan challenging," ungkapnya.

Dia mengatakan masih ada keterbatasan menyiapkan SDM yang mumpuni. Talenta digital sangat perlu dilakukan.

"Tentu saja 5G tidak hanya untuk consumer dan ritail tetapi 5Gakan banyak sekali berguna untuk b2b business, untuk industri dan Enterprise sehingga bisa menjalankan bisnisnya dengan teknologi digital terbaru," jelas Dian.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading