Wow, Dosis Kedua Vaksin AstraZeneca Mampu Dijeda 45 Minggu

Tech - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
28 June 2021 20:04
Infografis/ Vaksin AstraZeneca Sangat Efektif untuk Varian Baru COVID-19/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah studi menunjukkan bahwa jeda penyuntikan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca dapat diperpanjang hingga jangka waktu yang sangat lama.

Mengutip Reuters, Senin (28/06/2021), studi yang dilakukan Universitas Oxford itu menyatakan bahwa pemberian dosis kedua juga disebutkan dapat ditunda hingga 45 minggu setelah suntikan dosis pertama.

Selain itu, studi juga menunjukkan bahwa suntikan penguat ketiga vaksin AstraZeneca mampu menghasilkan respons imun tubuh yang kuat terhadap Covid-19. Namun, suntikan penguat tidak begitu diperlukan mengingat jeda waktu yang cukup panjang ini.


"Kami memang harus berada dalam posisi di mana kami dapat meningkatkan jika ternyata itu perlu ... (tetapi) kami tidak memiliki bukti bahwa itu diperlukan," ujar Andrew Pollard, Direktur Oxford Vaccine Group, seperti dikutip dari Reuters, Senin (28/06/2021).

Ia mengatakan, dengan adanya hasil studi ini diharapkan nantinya warga negara-negara yang sudah mendapatkan vaksin yang banyak seperti Inggris akan mampu berbagi kepada negara-negara yang belum mendapatkan vaksin.

"Pada titik ini dengan tingkat perlindungan yang tinggi pada populasi Inggris dan tidak ada bukti bahwa itu hilang, memberikan dosis ketiga sekarang di Inggris sementara negara-negara lain memiliki dosis nol tidak dapat diterima," ungkapnya.

Kabar ini menambah katalis positif bagi vaksin AstraZeneca. Sebelumnya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa vaksin buatan perusahaan Inggris ini efektif melawan varian Delta dan Kappa yang ditemukan pertama kali di India.

Sementara itu, di Indonesia vaksin AstraZeneca sendiri telah digunakan untuk kampanye vaksinasi nasional. Vaksin ini didapatkan langsung melalui program multilateral berbagi vaksin Covax yang diinisiasi WHO.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading