Di Spanyol, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Cuma Buat Lansia

Tech - Novina P Bestari, CNBC Indonesia
08 April 2021 10:20
Britain's Prime Minister Boris Johnson receives the first dose of the AstraZeneca vaccine administered by nurse and Clinical Pod Lead, Lily Harrington at St. Thomas' Hospital in London, Friday, March 19, 2021. Johnson is one of several politicians across Europe, including French Prime Minister Jean Castex, getting a shot of the AstraZeneca vaccine on Friday. (AP Photo/Frank Augstein, Pool) Foto: AP/Frank Augstein

Jakarta, CNBC Indonesia - Spanyol hanya akan memberikan vaksin anti-virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) buatan AstraZeneca-Univertas Oxford kepada warga berusia di atas 60 tahun. Menteri Kesehatan Carolina Darias mengonfirmasi informasi tersebut.

"Strategi vaksinasi berubah. Mulai besok, hanya yang berusia di atas 60 tahun akan divaksinasi dengan AstraZeneca," kata dia, dikutip Reuters, Kamis (8/4/2021).

Darias menambahkan, pemeritah juga akan mengumumkan apakah masih akan memberikan suntikan kedua pada masyarakat yang sudah mendapatkan dosis pertama.


Laporan European Medicines Agency menyebutkan ada 169 kasus pembekuan langka dari 34 juta dosis yang diberikan di Eropa. Jadi sekitar 1 berbanding 100.000 orang di bawah usia 60 tahun, dengan sebagian besar terjadi kepada perempuan di kelompok usia tersebut. Gejala muncul dua minggu setelah suntikan.

Direktur Regulator Obat Spanyol Maria Jesus Lamas mengakui jumlah itu memang masih sedikit tetapi lebih tinggi daripada yang diperkirakan. Dia menyebut modifikasi pada panduan kemungkinan akan sangat penting.

"Meskipun jarang terjadi efek samping, modifikasi pada petunjuk teknis masih sangat penting," kata Lamas.

Kebijakan Berubah-ubah, Warga Bingung
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading