GoTo Resmi Merger, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Novina Putri Bestari & Syahrizal Sidik,  CNBC Indonesia
18 May 2021 10:50
GoTo Resmi Merger, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?
Foto: Pedagang menjajakan dagangannya dengan sistem pembayaran cashless di Pasar PSPT Tebet Jakarta Selatan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gojek dan Tokopedia resmi mengumumkan penggabungan entitas kedua perusahaan dan berganti nama menjadi GoTo.

Bergabungnya Gojek dengan Tokopedia lantas memunculkan pertanyaan, bagaimana nasib OVO sebagai salah satu mitra Tokopedia untuk metode pembayaran, apakah akan tergeser dengan Gopay, dompet digital yang dimiliki Gojek?

Menjawab hal tersebut, Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit menjelaskan, perseroan secara terbuka akan terus menjalankan strategi ekosistem terbuka yang mengedepankan kolaborasi untuk mendorong inklusi keuangan.

"Untuk itu, tidak ada perubahan layanan OVO di platform Tokopedia maupun mitra e-commerce OVO lainnya," kata Harumi kepada CNBC Indonesia, Selasa (18/5/2021).

Menurutnya, merger perusahaan berstatus decacorn dan unicorn tersebut merupakan langkah positif bagi perkembangan lanskap digital Indonesia yang terus tumbuh dan berkembang, terutama di tengah akselerasi digitalisasi selama masa pandemi Covid-19.

"Ini merupakan potensi yang luar biasa bagi OVO untuk mendukung percepatan peningkatan inklusi keuangan secara merata, dengan memberikan akses untuk berbagai layanan keuangan sebagai bagian dari ekosistem OVO," katanya.

VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengatakan Tokopedia tetap akan menyediakan puluhan metode pembayaran untuk mempermudah pengguna bertransaksi online dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mergernya Gojek dengan Tokopedia memang menimbulkan pertanyaan soal nasib OVO. Pasalnya, Tokopedia merupakan salah satu pemegang saham terbesar OVO. Selain Tokopedia ada Grab sebagai pemegang saham besar lainnya.

Pasca merger, GoTo Grup memiliki dompet digital GoPay yang merupakan kompetitor OVO. Sementara Grab merupakan kompetitor Gojek di Asia Tenggara.

(roy/roy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Di Momentum Ramadan, GoSend Jadi Andalan Kirim Barang


Most Popular
Features