Bos Lapan: Mustahil Hilal Terlihat Hari Ini, Idulfitri 13 Mei

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
11 May 2021 11:15
Tim Pemantau Hilal Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan di Dermaga Hati, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/4/2021). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lebaran tahun ini akan jatuh pada Kamis (13/5/2021). Ini merupakan prediksi dari Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) Thomas Djamaluddin.

Menurut Thomas Djamaluddin, hilal tidak akan terlihat hari ini. Hal ini karena posisi nulan sedang terbenam atau masuk dalam ketinggian minus.

"Saat Maghrib nanti mustahil hilal terlihat, karena Bulan sedang terbenam atau ketinggian minus," kata Thomas kepada CNBC Indonesia, Selasa (11/5/2021).


Dia mengungkapkan tidak mungkin ada kesaksian hilal. Kalau ada yang mengaku melihatnya akan ditolak hakim agama dan sidang isbat. Dengan begitu bulan Ramadan tahun ini akan berlangsung 30 hari. Perayaan Idulfitri nantinya akan jatuh di tanggal 13 Mei 2021.

"Ramadan 30 hari, Idul Fitri nya tanggal 13 Mei," ujar Thomas.

Sidang isbat penetapan 1 Syawal 1442 H akan digelar Kementerian Agama pada Selasa (11/5/2021). Dijadwalkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang memimpin langsung sidang isbat.

Akibat masih pandemi, maka sidang akan berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan. Tidak semua perwakilan hadir di kantor Kementerian Agama.

"Isbat awal Syawal digelar 11 Mei 2021 atau 29 Ramadan 1442 H secara daring dan luring," kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, seperti dikutip dari keterangan resmi Kementerian Agama.

Dia menambahkan disesuaikan dengan protokol kesehatan, undangan menghadiri sidang dibatasi. Akan hadir Menteri Agama dan Wakil Menteri, Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, dan sejumlah duta besar negara sahabat serta perwakilan ormas.

Kamaruddin mengatakan, panitia sidang juga menyediakan aplikasi pertemuan dalam jaringan. Ini diperuntukkan untuk peserta sidang dan media, karena peliputan juga dilakukan secara terbatas.

"Kemenag bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal bisa berkoordinasi dengan TVRI. Kami juga memanfaatkan medsos Kemenag untuk melakukan live streaming," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading