Clubhouse Android Sudah Bisa Dicoba Minggu Depan

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
06 May 2021 10:50
The icon for the social media app Clubhouse is seen on a smartphone screen in Beijing, Tuesday, Feb. 9, 2021. Chinese authorities are blocking access to Clubhouse, a social media app that allowed users in China to discuss sensitive topics with people abroad including Taiwan and treatment of the country’s Muslim minority. (AP Photo/Mark Schiefelbein)

Jakarta, CNBC Indonesia - Clubhouse akhirnya hadir untuk pengguna Android. Platform audio-chat itu mengumumkan program beta untuk aplikasi Android jelang peluncurannya secara publik.

Dalam catatan rilis terbaru terungkap jika uji beta bagi Clubhouse sedang berlangsung. Sejumlah pengguna sudah bisa mengujinya sekarang.

Nampaknya juga tak perlu waktu lama untuk pengguna Android bisa menggunakan Clubhouse secara luas. Disebutkan jika akan lebih banyak pengguna yang dapat menggunakannya dalam beberapa minggu lagi.


"Android belum aktif, namun kami mulai menjalankan versi beta pada beberapa penguji. Jika Anda mendengar seseorang mengatakan menggunakan Clubhouse dalam aplikasi Android resmi, beri mereka sambutan hangat! Kami tidak sabar menunggu lebih banyak pengguna Android dalam beberapa minggu ke depan," ungkap pihak Clubhouse, dikutip dari laman 9to5google, Kamis (6/5/2021).

Clubhouse memang baru saja meroket kepopuleran beberapa waktu terakhir karena banyak digunakan tokoh dunia termasuk bos SpaceX, Elon Musk. Laporan riset App Annie akhir Maret lalu menyebutkan platform tersebut telah memiliki 13,4 juta pengguna walaupun hanya terbatas untuk perangkat iOS saja.

Kehadiran Clubhouse di Android tak lama setelah sejumlah perusahaan teknologi dunia berlomba membuat platform serupa di platform Google. Sebut saja Spaces dari Twitter yang sudah diluncurkan secara luas untuk pengguna Android bulan lalu.

Telegram juga baru saja memiliki fitur yang sama. Beberapa perusahaan lain seperti Slack dan Spotify dikabarkan juga akan ikut berkompetisi di dunia layanan audio-chat.

Facebook juga mengumumkan produk audio chatnya sendiri Live Audio Rooms. Namun pihak perusahaan mengklaim jika layanan audio telah lama dalam rencana. "Audio telah ada dalam pikiran kami sejak waktu yang lama," kata Kepala Aplikasi Facebook, Fidji Simo kepada CNBC Internasional.

Dia menjelaskan teknologi dalam produknya itu juga telah dikembangkan Facebook sejak bertahun-tahun lalu. Yakni Artificial Intelligence yang akan membuat suara seperti berada di pinggir pantau atau dekat sungai, bahkan menggantinya seperti alien.

Selain itu juga akan ada audio spasial, dimana pengguna Facebook akan berada dalam ruangan. Dengan begitu mereka akan mendengarkan konten seperti di ruangan yang sama.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading