Ethereum Lagi Ngehits & Diramal ke US$ 5.000, Borong Nih?

Tech - Putu Agus Pransuamitra & Roy Franedya, CNBC Indonesia
05 May 2021 05:10
Ethereum

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga mata uang kripto, ethereum, terus mencetak rekor tertinggi sepanjang masa sejak akhir Maret lalu. Meroketnya harga mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua ini bahkan diprediksi masih akan terus berlanjut.

Rekor terbaru harga ethereum dicapai pada perdagangan Selasa (4/5/2021) di US$ 3.457,83/ETH. Jika dilihat sejak akhir 2020 hingga ke rekor tersebut atau secara year-to-date (YtD) meroket lebih dari 360%.

Kenaikan tajam ethereum sebelumnya mengikuti pergerakan bitcoin, mata uang kripto paling populer dan dengan kapitalisasi pasar terbesar. Tetapi belakangan ini semenjak terus mencetak rekor tertinggi, ethereum menjadi lebih ngehits.


Meroketnya harga ethereum belakangan ini dipicu laporan yang menyebutkan European Investment Bank (EIB) berencana untuk merilis penjualan "obligasi digital" di jaringan blockchain ethereum.

Untuk diketahui ethereum sebenarnya adalah blockchain, dan mata uang kriptonya adalah ether. Tetapi secara umum ether sering disebut ethereum.

Ethereum merupakan memiliki tujuan yang berbeda dengan Bitcoin. Ethereum beroperasi sebagai jaringan terdesentralisasi yang di atasnya aplikasi dapat dibangun.

"Ketika orang membandingkan Bitcoin dengan Ethereum, ini seperti membandingkan emas dengan listrik. Kedua berharga tetapi memiliki kegunaan yang sangat berbeda," ujar Alex Adelmen, CEO dari aplikasi hadiah Bitcoin, seperti dikutip dari USNews.

"Ethreum adalah infrastruktur. Ini adalah blockchain yang ada di masa-masa awal tetapi memiliki potensi untuk merevolusi keuangan dan teknologi."

Ehtereum dibisa digunakan untuk mengubah cara perdagangan sekuritas, dan banyak banyak hal lainnya. Ini karena Ethereum mengizinkan lebih banyak pengembangan sehingga bisa menghasilkan berbagai kreativitas uang digital.

Oleh karena itu, ethereum digadang-gadang sebagai masa depan mata uang kripto.

Balik lagi kle EIB yang akan menjual "obligasi digital" di blockchain ethereum, Bloomberg mengutip sumber yang paham akan hal tersebut pada Selasa (4/5/2021) melaporkan obligasi digital yang akan diterbitkan senilai 100 miliar euro dana gen penjualnnya yakni Goldman Sachs, Banco Santander, dan Societe Generale.

Sementara itu, Nigel Green, CEO dan pendiri deVere Group perusahaan financial advisor, mengatakan saat ini adalah waktunya ethereum untuk bersinar, dan pangsa pasarnya akan membesar. Green juga memprediksi harga ethereum akan melesat naik melewati US$ 5.000/ETH (Rp 72 juta/koin, kurs Rp 14.400/US$) dalam sepekan ke depan.

"Lonjakan harga dalam beberapa bulan belakangan dipicu oleh banyaknya investor institusional yang tertarik serta penerimaan yang semakin luas jika mata uang kripto adalah uang masa depan. Momentum ini akan terus berlanjut dalam waktu dekat, saya percaya ether akan mencapai US$ 5.000/ETH dalam 7 hari," kata Green sebagaimana dilansir Fortune Selasa (4/5/2021).

HALAMAN SELANJUTNYA >>> Analisis Teknikal Tunjukkan Potensi Meroketnya Ethereum

Analisis Teknikal Tunjukkan Potensi Meroketnya Ethereum
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading