Investor Grab & Tokopedia Ini Jadi Orang Super Kaya di Jepang

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
23 April 2021 03:40
FILE PHOTO: Softbank CEO Masayoshi Son speaks to the press after meeting with U.S. President-elect Donald Trump at Trump Tower in Manhattan, New York City, U.S., December 6, 2016.  REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Masayoshi Son, pendiri sekaligus CEO SoftBank kembali menjadi orang terkaya Jepang versi Forbes. Ia merebut predikat bergengsi ini dari Tadashi Yanai, pendiri dan presiden Uniqlo.

Masayoshi Son menduduki posisi ini dengan total kekayaan mencapai US$44,4 miliar atau setara Rp 645,6 triliun. Capaian ini berkat keberhasilan pencatatan saham perdana (IPO) DoorDash (startup pengiriman makanan) dan Coupang (e-commerce Korea Selatan) di Wall Street.

Pada kuartal III tahun fiskal 2020, Sofbank berhasil mencatatkan laba bersih 1,17 triliun yen atau sekitar Rp154 triliun. SoftBank berhasil membalikkan kondisi keuangannya yang sebelumnya, pada tahun fiskal 2019, mencatatkan kerugian US$8,9 miliar atau Rp124,9 triliun, seperti dihimpun dari Forbes, Jumat (23/4/2021).


Kerugian tersebut terjadi startup binaan SoftBank Vision Fund, divisi investasi SoftBank, terpukul oleh pandemi Covid-19 yang membuat valuasi perusahaan turun. SoftBank Vision Fund telah menyuntikkan dana ke lebih dari 70 startup berstatus unicorn atau bervaluasi di atas US$1 miliar. Di antaranya Grab dan Gojek.

Melansir Nikkei Asian Review, capaian ini membuat harga saham Softbank mengalami peningkatan ke level tertinggi dalam 21 tahun terakhir.

Pada urutan kedua, Tadashi Yanai memiliki harta kekayaan mencapai US$42 miliar atau Rp 610,6 triliun. Dia harus memberikan tahta orang terkaya di Jepang pada Masayoshi Son setelah sebelumnya dia menduduki puncak selama dua tahun terakhir.

Sekitar 90%-an harta kekayaan Todashi Tadashi berasal dari perusahaan fesyen, Uniqlo. Pandemi membuat banyak orang yang mencari pakaian nyaman yang cocok untuk bekerja di rumah.

Sementara itu, setelah mengalami kontraksi hampir 5% pada 2020, ekonomi Jepang tetap berada di jalur pemulihan yang kuat. Hasil ini berasal dari peningkatan ekspor dan Olimpiade musim panas mendatang di Tokyo.

Indeks Saham Nikkei 225 naik 54% dari tahun lalu. Meninggalkan ketidakpastian setelah langkah yang diambil oleh pemerintah untuk melawan Covid-19 April lalu.

Fakta ini yang membuat 50 orang terkaya di Jepang mengalami peningkatan pundi-pundi kekayaan. Tercatat total kekayaan orang terkayaan Jepang mencapai US$249 miliar atau naik 48% dari tahun sebelumnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading