Mutasi Ganda & Meroketnya Covid, RI Larang India Masuk?

Tech - Roy F, CNBC Indonesia
21 April 2021 12:20
Members of disaster response force spray disinfectants as a precautionary measure against COVID-19 in Hyderabad, India, Monday, April 19, 2021. India now has reported more than 15 million coronavirus infections, a total second only to the United States. (AP Photo/Mahesh Kumar A.)

Jakarta, CNBC Indonesia - India mengalami tsunami covid-19 yang tak terkendali. Sudah dua negara yakni Inggris dan Amerika Serikat melarang kedatangan orang dari India. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi varian Corona India yang memiliki mutasi ganda, disebut-sebut memicu tingkat penularan lebih tinggi dan 'kebal' antibodi pasca vaksinasi.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan pemerintah sudah melakukan tes skrining ketat terkait kedatangan WNA dan WNI atau pelaku perjalanan internasional. Sejauh ini, belum ada kebijakan terkait pelarangan kedatangan dari India.

Sebelumnya, Satgas juga menemukan ribuan orang positif Corona masuk Indonesia meski membawa surat negatif COVID-19.

"Pemerintah menerapkan screening ketat pelaku perjalanan internasional sesuai yang diatur dalam SE Satgas No 8/2021," demikian tanggapan Wiku kepada detikcom saat ditanya apakah Indonesia akan ikut melarang kedatangan India.

Untuk diketahui, kedatangan WNA dan WNI dari luar negeri harus melampirkan surat negatif COVID-19 dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Sementara bagi mereka yang kedapatan positif Corona saat dilakukan screening tes COVID-19 swab pertama, langsung diarahkan melakukan isolasi.

Bagi mereka yang dinyatakan negatif COVID-19 di tes swab pertama, tetap menjalani karantina selama 5 hari ke depan. Usai karantina, mereka kembali melakukan tes swab COVID-19 kedua kalinya, jika dinyatakan positif langsung diarahkan isolasi.

Sementara pelaku perjalanan yang kembali dinyatakan negatif COVID-19 diperkenankan melanjutkan perjalanan dan karantina mandiri selama 14 hari.
Wiku mengklaim, tes whole genomic sequencing juga sudah digencarkan untuk mendeteksi kemungkinan penyebaran varian-varian baru Corona.

Artikel Selengkapnya >> Ada Mutasi Ganda di Balik Lonjakan COVID-19, RI Tutup Pintu untuk India?



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading