Menkes Bicara Vaksin Terawan & Pengawasan Tak Lagi di BPOM

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
20 April 2021 04:15
Infografis: 107 Juta Warga +62 Bakal Disuntik Vaksin Covid & Rinciannya

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dengan menggunakan sel dendritik untuk melawan Covid-19 jadi polemik. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun akhirnya angkat bicara.

Pria yang biasa disapa BGS itu pun meminta agar hal ini dibicarakan di tataran ilmiah. Ia pun mengajak semua pihak untuk fokus pada hal yang 'saving life'. Selain itu tidak menghabiskan waktu dan energi yang ada.

"Ini sesuatu yang sifatnya sangat scientific, sangat-sangat ilmiah. Jadi tolong dibicarakan di tataran ilmiah," kata Budi dalam sebuah diskusi dikutip Selasa (20/4/2021).


Menurutnya masalah tersebut harusnya dibicarakan oleh para ilmuwan, pihak yang kompeten di bidangnya. Dia meminta untuk membiarkan para ahli yang berdebat di tataran ilmiah.

Bukan waktunya juga untuk dibawah ke ranah lain termasuk politik. Mantan Wamen BUMN itu juga mengatakan tidak terlalu baik untuk banyak berdebat di media sosial.

"Biarkan mereka berdebat di tataran ilmiah. Kalau terlalu banyak berdebat di tataran medsos kalau menurut saya juga nggak bener ya," jelasnya.

Budi mengatakan Kementerian Kesehatan sangat mendukung tiap riset yang dilakukan anak bangsa. Namun untuk vaksin, masalah keamanan menjadi yang paling diperhatikan. Dia juga mengatakan seluruh riset dibuat berdasarkan kaidah ilmiah dan protokol kesehatan yang tepat.

"Bener-bener harus dibikin berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah dan protokol kesehatan yang baku dan tepat. Itu tolong jangan di-cross, jangan di-shortcut jangan di-cut corners," jelas pria yang akrab disapa BGS itu.

Halaman Selanjutnya >> BPOM Dituding Berpolitik

BPOM Dituding Berpolitik
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading