Roundup

Kabel Bawah Laut Indosat Putus, Internet First Media Lemot

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
06 April 2021 06:45
Ilustrasi kabel bawah laut (Ist/One India.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kemarin First Media menjadi topik pembicaraan hangat di Twitter. Ini karena sejumlah netizen mengeluh layanan internet yang diberikan perusahaan lemot seharian.

"Hi First People. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya. Kami informasikan bahwa saat ini sedang terjadi gangguan sistem komunikasi kabel bawah laut (kabel B2JS dan kabel Jakabare) yang digunakan oleh LinkNet dan juga oleh beberapa provider internet lainnya," kata First Media dalam akun Twitternya, dikutip Senin (5/4/2021).

Perusahaan itu menambahkan putusnya SKLL berdampak atas terganggunya layanan internet pada privider yang menggunakan kabel laut. First Media juga sedang melakukan pemulihan dan berharap sudah dapat kembali nomral dalam waktu 1x24 jam.


"Saat ini, tim First Media sedang mengupayakan untuk pemulihan layanan untuk seluruh pelanggan dan diharapkan pemulihan dapat selesai dalam waktu 1x24 jam atau maksimal besok jam 12.00 WIB. Terima kasih," tulis First Media.

Nah, komunikasi Kabel Laut Jawa-Kalimantan-Batam-Singapore atau SKLL Jakabare ternyata milik Indosat. Manajemen pun mengkonfirmasi kabel itu putus. SKLL Jakabare putus di area daratan Changi, Singapura pada pukul 9:37 WIB. Penyebabnya adalah tanah amblas di wilayah tersebut.

"Secara umum tidak ada dampak dari putusnya SKKL Jakabare tersebut karena Indosat menerapkan sistem redudancy untuk semua traffic backbone internasional sehingga tidak ada dampak langsung terhadap pelanggan selular," kata SVP Corporate Communication Indosat Ooredoo, Steve Saerang kepada CNBC Indonesia.

Dia menambahkan tim operasional juga berusaha intensif untuk mengembalikan sambungan. Rencananya SKLL Jakabare sudah dapat kembali dipergunakan dalam waktu 2x24 jam.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading