e-Commerce China Ini Berhasil Taklukkan Alibaba, Siapa Dia?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
18 March 2021 12:35
Pinduoduo. (Ist)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejayaan Alibaba di China terusik. Pelakunya adalah e-commerce Pinduoduo, yang untuk pertama kalinya berhasil melampaui jumlah pembeli aktif tahunan toko online yang didirikan Jack Ma ini.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang baru dirilis, Pada tahun 2020 Pinduoduo berhasil memiliki 788,4 juta pembeli aktif tahunan, naik 35% dari tahun sebelumnya. Adapun Alibaba memiliki 799 juta pembeli aktif, melansir TechCrunch Kamis (18/3/2021).

Pencapaian ini sangat menarik karena Pinduoduo baru berusia enam tahun sementara Alibaba sudah berdiri selama 21 tahun. Pencapaian ini juga menunjukkan Pinduoduo berhasil menghapus stereotipe sebagai e-commerce untuk pengguna di kota-kota pelosok yang kurang berkembang di China.


Pindoudou memiliki konsep yang berbeda dengan Alibaba. Mereka membantu mempopulerkan e-commerce sosial di China, memungkinkan pengguna mendapatkan harga yang lebih murah jika mengundang teman di media sosial untuk membeli barang yang sama.

Pinduoduo menjadi salah satu dari banyak platform yang menggunakan pendekatan komunitas, mereka yang ingin membeli barang yang sama dikumpulkan kemudian dilakukan pemesanan. Ini membuat harga menjadi lebih murah.

Mereka fokus menggarap bisnis di kota-kota pinggiran yang menjual buah-buahan murah serta barang kebutuhan harian. Mereka menghapus peran distributor perantara dan menawarkan produk langsung ke pengguna akhir.

Pinduoduo melakukan penawaran saham perdana di bursa saham Amerika Serikat (AS) pada 2018 di mana Tencent merupakan pemegang saham dan mitra utama. Pada 2020 pendapatan perusahaan naik 146% menjadi US$4,1 miliar atau melampaui konsensus para analis.

"Kami bangga telah menjadi platform e-commerce terbesar dari sisi pengguna," ujar CEO Pinduoduo Chen Lei seperti dikutip dari South China Morning Post. "Kami akan bekerja keras untuk membukukan kinerja keuangan yang lebih baik di tahun-tahun mendatang."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading