Vaksin Dijual di Darknet, Bareskrim: Awas Modus Scammer!

Tech - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
10 March 2021 11:49
Ilustrasi peretasan jaringan internet

Jakarta, CNBC Indonesia -Vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan di sejumlah negara ternyata dimanfaatkan oleh aktor jahat atau scammer untuk mencari keuntungan. Diketahui aksi tersebut bisa menimbulkan banyak hal negatif.

Peneliti Kasperksy menemukan adanya iklan penjualan tiga vaksin Covid-19, yakni vaksin Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, dan Moderna. Iklan ini ditemukan setelah perusahaan keamanan siber ini memeriksa 15 pasar berbeda di Darknet.

Terdapat juga penjual yang mengiklankan vaksin "COVID19" yang tidak terverifikasi. Mayoritas penjual berasal dari Prancis, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat, dan harga per dosis berkisar antara US$ 250 atau setara Rp 3,6 juta (asumsi Rp 14.300/US$) hingga US$ 1.200 (Rp 17,2 juta), dengan biaya rata-rata sekitar US$ 500 (Rp 7,2 juta).


Komunikasi dilakukan melalui aplikasi perpesanan terenkripsi seperti Wickr dan Telegram, sementara pembayaran diminta dalam bentuk mata uang kripto, terutama bitcoin.

Mayoritas penjual underground ini sudah melakukan sekitar 100-500 transaksi, yang menunjukkan bahwa mereka telah menyelesaikan penjualan sedangkan kejelasan barang tersebut masih belum diketahui efektivitasnya.

Sementara, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri mengungkapkan masyarakat harus waspada terkait penjualan vaksin di darknet.

"Kejelasan dari vaksin yang dijual belum diketahui efektivitasnya. Dikhawatirkan transaksi yang terjadi hanya modus untuk membuka jalan bagi aksi scammer," imbau Siber Polri.

Untuk tetap aman dari scammer pada saat COVID, para ahli Kaspersky merekomendasikan:

Jangan pernah membeli produk, termasuk vaksin, di Darknet

Jika melihat iklan tentang sesuatu yang berhubungan dengan COVID, perhatikan baik-baik URL situs yang Anda kunjungi. Jika hanya satu huruf yang terlihat tidak pada tempatnya, atau jika .com yang biasa telah diganti dengan .com.tk atau sesuatu yang serupa dengan itu, firasat Anda akan memberi tahu bahwa itu adalah phishing. Jangan pernah memasukkan informasi pribadi di situs semacam itu.

Perhatikan tata bahasa dan tata letak di situs yang Anda kunjungi dan email yang Anda terima. Jika terlihat mencurigakan, jangan pernah untuk melanjutkan akses lebih jauh.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading