Ikuti China, BI Akan Terbitkan Rupiah Digital! Ini 3 Modelnya

Tech - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
25 February 2021 17:09
Uang Edisi Khusus Kemerdekaan RI ke 75 (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Semenjak kemunculan cryptocurrency bitcoin, mata uang digital menjadi semarak. Beberapa negara sudah memulai proyek mata uang digital guna menandingi bitcoin. Kini Indonesia bakal punya mata uang digital sendiri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjawab pertanyaan dari Founder/Chairman CT Corp Chairul Tanjung mengenai cryptocurrency dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook, Kamis (25/2/2021).

"Kami rumuskan Central Bank Digital Currency (CBDC) yang BI akan terbitkan dan edarkan dengan bank-bank dan fintech secara wholesales dan ritel," ujar Perry.


Menurut Perry, BI akan berkoordinasi dengan bank sentral lainnya untuk mengeluarkan mata uang digital ini.

Sebelum Indonesia, banyak negara-negara yang sudah mengembangkan mata uang digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC). Dalam hal ini, China menjadi yang terdepan.

Pada April 2020, bank sentral China (PBoC) meluncurkan pilot project mata uang digital China atau yang lebih dikenal dengan Digital Currence/ Electronic Payment (DCEP) atau e-CNY.

e-CNY yang diterbitkan tersebut tanpa suku bunga, dan biaya hanya dibebankan pada transaksi dengan nilai yang besar.

China memang sudah mengambil langkah cepat menyusul munculnya bitcoin. CSIS melaporkan PBoC mulai membentuk tim untuk melakukan studi pengembangan mata yang digital pada 2014.

Kemudian di tahun 2017, anggota dewan memberi izin PBoC untuk mendesain mata uang digital itu melalui kerja sama dengan bank komersial. PBoC juga membentuk institusi riset yang dinamai Digital Currency Research Institute di tahun yang sama setelah mendapat lampu hijau dari anggota dewannya.

Mei tahun lalu, Gubernur PBoC Yi Gang mengatakan bahwa proses top level design mata digital China tersebut sudah selesai dan siap diinisiasi di Chengdu, Shenzhen, Suzhou, dan Xiong'an.

Kota Chengdu di barat daya China mengumumkan akan membagikan US$6 juta atau setara Rp 84 miliar ke warganya dalam tes terbaru.

Dalam pengumumannya, pemerintah kota Chengdu mengatakan penduduk setempat dapat bergabung dalam program undian untuk mendapatkan 200.000 voucher. Masing-masing voucher akan berisi Yuan digital dengan nilai US$27 hingga US$37.

Uji coba Chengdu terkait dengan Tahun Baru Imlek dan akan bekerja dengan pengecer lokal dan aplikasi e-commerce JD.com. Pemenang undian dapat menggunakan voucher dari 3-19 Maret, melansir CNBC International, Rabu (24/2/2021).

HALAMAN SELANJUTNYA >>> 3 Model Mata Uang Digital

3 Model Mata Uang Digital
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading