Kemenkes Temukan 800 KIPI Vaksinasi Nakes, Apa Saja?

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
16 February 2021 17:50
Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi massal covid-19 di Istora Senayan. (Biro Pers Sekretariat Presiden/ Laily Rachev)

Jakarta, CNBC Indonesia - Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Dokter Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa hingga saat ini Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) tenaga kesehatan diakuinya sangat minim.

"Saat ini 1,1 juta tenaga kesehatan di vaksin. 2 minggu yang lalu vaksinasi bagi nakes usia lebih 59 tahun. Dan tentunya yang bisa dilihat proses vaksinasi ini banyak manfaat. Laporan di lapangan, KIPI ini sangat minimal dan tidak ada sama sekali," katanya di jakarta, Selasa (16/2/2021).

Berdasarkan laporan, ada 800 angka KIPI. Semua KIPI yang dilaporkan tersebut gejalanya ringan dan sesuai dengan hasil uji klinis yang dilakukan sebelumnya.

"Angka KIPI 800 laporan. Semua gejala ringan. Ini sesuai hasil uji klinis di Bandung dan dari yang lain nya," katanya.

Mulai besok, akan mulai dilakukan vaksinasi bagi petugas pelayanan publik. Vaksinasi gelombang kedua ini antara lain untuk pedagang pasar, pendidik, tokoh agama, penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, ASN dan pekerja pelayanan transportasi umum, atlet hingga pekerja media.

Bagi pekerja media, pemerintah akan bekerjasama dengan Dewan Pers untuk vaksinasi pekerja media ini. Terkait bagaimana teknis pelaksanaannya akan dilakukan diskusi lebih lanjut.

"Pelaksanaan paling cepat Minggu ketiga Maret. Tidak berbentuk seperti layanan kesehatan," jelasnya.

Dia mengatakan, vaksinasi untuk pekerja media akan dilakukan selayaknya vaksinasi massal. Dimana pelaksanaannya akan dilakukan pada waktu tertentu sesuai dengan jadwal.

"Akan dilakukan vaksinasi massal sehingga bisa terkonsentrasi dan memudahkan," pungkasnya.



[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading