Internasional

Mohon Maaf, Ahli Bawa Berita Kurang Baik Lagi soal Corona

Tech - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
15 February 2021 08:30
Ilustrasi Covid-19 (Photo by CDC on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini semakin banyak dokter dan pejabat kesehatan masyarakat memperingatkan bahwa meskipun peluncuran massal vaksin yang aman dan efektif telah diluncurkan, Covid-19 belum dapat hilang secara permanen.

Penasihat virus corona Gedung Putih Dr. Anthony Fauci, CEO Moderna Stephane Bancel dan Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Mike Ryan mengatakan dalam beberapa pekan terakhir bahwa virus corona mungkin tidak akan pernah hilang.

Nyatanya, klaim ini juga diperkuat oleh ahli epidemiologi.David Heymann, profesor epidemiologi penyakit menular di London School of Hygiene and Tropical Medicine. Ia memperingatkan pada Oktober 2020 bahwa virus tersebut tampaknya akan menjadi endemik.


"Saya pikir jika Anda berbicara dengan sebagian besar ahli epidemiologi dan sebagian besar petugas kesehatan masyarakat, mereka akan mengatakan hari ini bahwa mereka yakin penyakit ini akan menjadi endemik, setidaknya dalam jangka pendek dan kemungkinan besar dalam jangka panjang," katanya sebagaimana dikutip CNBC International, Senin (15/2/2021).

Heymann adalah ketua kelompok penasihat strategis dan teknis WHO untuk bahaya menular dan memimpin unit penanggulangan penyakit menular badan PBB itu selama epidemi SARS pada 2002-2003.

Heymann memperingatkan bahwa belum mungkin memastikan nasib virus karena hasilnya bergantung pada banyak faktor yang tidak diketahui.

"Saat ini, penekanannya adalah pada penyelamatan nyawa, yang seharusnya, dan pada memastikan bahwa rumah sakit tidak terlalu terbebani dengan pasien Covid - dan ini akan mungkin terjadi," kata Heymann saat mengomentari peluncuran massal vaksin.

Hal ini juga dinyatakan oleh anggota Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat Inggris, Dr. Jeremy Farrar. Ia menyatakan bahwa melihat dari jumlah infeksinya yang masif, virus ini mungkin akan bermutasi terus.

"Covid-19 adalah infeksi manusia endemik. Realitas ilmiahnya adalah, dengan begitu banyak orang yang terinfeksi di seluruh dunia, virus akan terus bermutasi," ucapnya.

"Hidup dengan virus ini tidak berarti kita tidak bisa mengendalikannya. Kita perlu belajar dari tahun 2020 dan bertindak cepat. Setiap hari penting," tambahnya.

Covid-19 sejauh ini telah melumpuhkan aktivitas dunia selama hampir setahun. Virus yang telah menyebabkan pandemi global ini mencatatkan sebanyak lebih dari 100 juta kasus dengan dua juta kematian.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading