Sukses Masuk China, PayPal Malah Setop Bisnis India

Tech - roy, CNBC Indonesia
05 February 2021 17:30
FILE PHOTO: The PayPal app logo seen on a mobile phone in this illustration photo October 16, 2017.   REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - PayPal baru saja berhasil memasuki pasar China yang sulit dimasuki pemain asing. Namun kini PayPal malah mengumumkan akan menghentikan bisnis pembayaran domestik India.

Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 April 2021. Sebagai gantinya PayPal akan fokus melayani pembayaran lintas negara, yang berarti pelanggan global masih dapat membayar pedagang India menggunakan layanan tersebut.

"Mulai 1 April 2021, kami akan memfokuskan semua perhatian kami untuk memungkinkan lebih banyak penjualan internasional untuk bisnis India, dan mengalihkan fokus dari produk domestik kami di India," kata perusahaan itu.


"Artinya kami tidak akan lagi menawarkan layanan pembayaran domestik di India mulai 1 April."

PayPal adalah opsi pembayaran di banyak aplikasi online India seperti layanan perjalanan dan tiket MakeMy Trip, aplikasi pemesanan film online BookMyShow, dan aplikasi pengiriman makanan Swiggy.

Pada awal tahun ini PayPal resmi menjadi perusahaan asing pertama yang menguasai 100% saham platform pembayaran digital China. Sebelumnya aksi ini tak pernah direstui oleh pemerintah China.

Menurut National Enterprise Credit Information Publicity System pada 31 Desembr 2020 PayPal baru saja membeli 30% saham GoPay, fintechmilik GouFubaoInformation Technology Co. Tidak diungkapkan detail transaksi.

Setahun sebelumnya PayPal membeli 70% saham GoPay dengan nilai yang tak diungkapkan. Kini PayPal telah menguasai seluruh saham perusahaan platform pembayaran digital itu.

Dengan akuisisi ini PayPal resmi menjadi perusahaan asing pertama yang diberi lisensi untuk menyediakan pembayaran online di China, seperti dikutip dari Reuters.

PayPal akan bersaing dengan raksasa domestik seperti Alipay milik Ant Group dan WeChat Pay milik Tencent Holdings Ltd untuk menguasai pembayaran digital. Pembelian saham juga dilakukan di tengah kampanye anti monopoli China terhadap Alibaba Group Holding Ltd dan perusahaan Internet lainnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading