YouTube Blokir Akun Donald Trump

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
13 January 2021 14:51
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Jakarta, CNBC Indonesia - Youtube memberi hukuman tambahan ke Donald Trump menyusul kerusuhan di Gedung Capitol minggu lalu. Kanal Presiden AS itu ditangguhkan selama satu minggu ke depan.

Platform berbagi video itu beralasan Trump akan memicu lebih banyak kekerasan selama inagurasi Presiden terpilih AS berikutnya Joe Biden. Dalam pernyataan Youtube, kanal Donald J. Trump dicegah untuk mengunggah konten baru selama tujuh hari.

Selain menutup akun selama satu minggu, Youtube juga menghapus sejumlah video yang dianggap melanggar kebijakan mengenai penghasutan kekerasan.


"Karena adanya kekhawatiran mengenai potensi kekerasan, kami menghapus unggahan konten terbaru dari kanal Donald J. Trump karena melanggar kebijakan kami," kata Youtube dalam pernyataannya, dikutip AFP, Rabu (13/1/2021).

Hukuman lainnya, Youtube menutup kolom komentar di saluran tersebut. Berbeda dengan penutupan akun, kebijakan ini berlaku tanpa batas waktu dan alasannya masih soal keamanan.

Sejak kerusuhan pecah di gedung parlemen, sejumlah media sosial memberikan hukuman pada akun yang dimiliki Trump. Ada Facebook yang langsung mengambil langkah pemblokiran akun selama 24 jam.

Lalu Facebook mengganjar hukuman tambahan dengan memperpanjang masa pemblokiran. Walau keputusannya dalam waktu tidak terbatas, CEO Mark Zuckerberg mengungkapkan setidaknya hingga Trump lengser dari kursi presiden AS.

Selain itu Twitter melakukan penguncian akun Trump selama 12 jam setelah tweet dan video tudingan kecurangan pemilu presiden AS dihapus. Platform juga akhirnya melakukan penutupan permanen pada akun @realDonaldTrump.

Twitter berasal penutupan akun tersebut karena Trump dirasa terlalu banyak melakukan pelanggaran yang dimiliki platform selama ini.




[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading