Awas Panas! Facebook Tuding Apple Anti Persaingan

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
17 December 2020 11:43
FILE PHOTO: A Facebook panel is seen during the Cannes Lions International Festival of Creativity, in Cannes, France, June 20, 2018.  REUTERS/Eric Gaillard/File Photo Foto: REUTERS/Eric Gaillard

Jakarta, CNBC Indonesia - Facebook Inc menuding Apple Inc melakukan praktik anti persaingan lewat perubahan aturan privasi yang rencananya akan digulirkan lewat iOS 14.

Apple sebelumnya menerapkan aturan baru memberikan label pada aplikasi yang memungkinkan pengguna memblokir pengiklan agar tidak melacak mereka setelah mengunduh aplikasi dari App Store.

"Apple berperilaku anti persaingan dengan menggunakan kendali mereka atas App Store untuk mendapatkan keuntungan dengan mengorbankan developer aplikasi dan bisnis kecil. Hentikan segera," ujar Dan Levy Vice President for Ads and Business Products Facebook, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/12/2020).

Meski begitu Dan Levy mengatakan Facebook akan mematuhi aturan baru dan menampilkan permintaan Apple meski sebenarnya perusahaan tidak setuju dengan itu.

"Kami tidak memiliki pilihan jika kami ingin aplikasi Facebook tersedia di App Store," ungkap Dan Levy.

Dalam melancarkan kritiknya ke Apple, Facebook telah membuat iklan satu halaman penuh di surat kabar besar di AS. Raksasa media sosial ini menyebut aturan privasi baru Apple akan membatasi kemampuan aplikasi untuk mengumpulkan data dari ponsel pengguna yang dapat dipakai untuk iklan bertarget.

Menjawab serangan ini, Apple mengungkapkan aturan barunya tidak akan mengharuskan Facebook mengubah "pendekatan untuk melacak pengguna dan membuat iklan bertarget" tetapi sebaliknya. Mengharuskan Facebook untuk memberikan opsi ke pengguna Apple apakah akan ikut serta dalam praktik itu.

"Kami percaya ini adalah masalah sederhana dalam membela pengguna kami. Pengguna harus tahu kapan data mereka dikumpulkan dan dibagikan ke seluruh aplikasi dan situs web lain dan mereka harus memiliki pilihan untuk mengizinkan itu atau tidak," ujar Apple.

Artikel Selanjutnya

Apple, Facebook, dan Samsung Catat Pendapatan Besar di 2020


(roy/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading