Bridgetown-Tokopedia Dikabarkan Merger, Valuasi Bisa Rp 140 T

Tech - tahir saleh, CNBC Indonesia
16 December 2020 08:55
Penghargaan ‘Best Companies to Work For’ yang diterima Tokopedia, diberikan atas penilaian karyawan berdasarkan metode survei Total Engagement Assessment Model (TEAM) yang disusun oleh HR Asia. (Dok: Tokopedia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bridgetown Holdings Ltd, perusahaan investasi berbasis di Hong Kong yang didukung oleh miliarder Richard Li dan Peter Thiel, sedang mempertimbangkan potensi merger dengan raksasa e-commerce Indonesia, PT Tokopedia.

Menurut beberapa sumber Bloomberg, dengan kesepakatan itu, Tokopedia bisa mencapai valuasi berkisar US$ 8 miliar hingga US$ 10 miliar atau setara dengan Rp 112 triliun - Rp 140 triliun. Sumber tersebut tak bersedia namanya disebutkan karena diskusi tersebut bersifat pribadi.

Para sumber mengungkapkan, saat ini negosiasi disebutkan masih berada pada tahap awal dan Bridgetown masih bisa melihat target potensial lainnya.


Masih sumber, perusahaan lain milik taipan Hong Kong Richard Li, yakni Pacific Century Group, juga sudah menjadi investor minoritas di Tokopedia.

Kabar ini membuat saham Bridgetown di Nasdaq melonjak sebanyak 31,5% di New York pada hari Selasa, kenaikan terbesar yang pernah ada, sebelum ditutup lebih tinggi yakni 25,7%.

Bridgetown mengumpulkan dana sebesar US$ $ 550 juta dalam penawaran umum perdana (IPO) di AS pada bulan Oktober.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya hingga saat ini belum membalas konfirmasi kabar ini.

Tokopedia menjadi startup paling berharga kedua di Indonesia, tepat di belakang raksasa ride-hailing dan delivery Gojek, dengan mendapatkan dukungan awal dari SoftBank dan Alibaba Group Holding Ltd, Google dan Temasek Holdings Pte.

Sebelumnya Temasek dan Google memang menjadi salah satu pemegang saham baru Tokopedia. Hal ini diumumkan langsung oleh CEO Tokopedia William Tanuwijaya.

"Kami sangat senang menyambut Temasek dan Google sebagai pemegang saham Tokopedia. Kami merasa terhormat atas kepercayaan dan dukungan mereka kepada Tokopedia dan Indonesia," tulisnya melalui akun Instagram pribadinya seperti dikutip Senin (16/11/2020).

Tidak dijelaskan berapa besar suntikan dana yang diberikan Google dan Temasek. Bloomberg News melaporkan keduanya akan menyuntikkan dana sebesar US$300 juta atau setara Rp 4,2 triliun (asumsi Rp 14.000/US$).

Nikkei Asia Review melaporkan Google akan memiliki 1,6% saham Tokopedia sedangkan Anderson Investments yang terafiliasi dengan Temasek akan memiliki 3,3% saham Tokopedia. Data ini berdasarkan dokumen yang diajukan ke kementerian Hukum dan HAM tertanggal 4 November 2020.

Adapun, nilai saham yang dipegang Google di Tokopedia bernilai US$ 1,1 juta atau setara Rp 15,5 miliar (asumsi kurs Rp 14.102/US$).

Tokopedia merupakan startup e-commerce yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha edison 11 tahun silam. Saat ini SoftBank merupakan salah satu pemegang saham utama perusahaan. Hingga kini perusahaan e-commerce masih beroperasi di Indonesia dan menolak ekspansi ke Asia Tenggara.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading