Vaksin Corona RI Bisa Gratis Semua? Muhadjir: Kemungkinan 50%

Tech - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
14 December 2020 15:48
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effend (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan skema terkini perihal vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Jika semula hanya 30% ditanggung pemerintah, maka ada kemungkinan persentase itu meningkat menjadi 50%.

Hal itu dipaparkan Muhadir kepada wartawan ketika ditemui kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (14/12/2020). Seperti diketahui, Muhadjir merupakan pelaksana tugas menteri sosial lantaran Juliari Batubara tersangkut kasus korupsi dan kini mendekam di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



"Masih terus dievaluasi. Tadi ini juga sudah ada rapat lagi yang dipimpin oleh Bapak Presiden dan Pak Wapres. Dievaluasi tentang alokasi, berapa yang nanti harus ditanggung pemerintah, dan berapa yang mandiri. Belum final, termasuk jumlahnya. Terakhir diperkirakan ada 182 juta dari semula 107 juta. Jadi sudah naik lagi. Ini juga masih tentative. Jadi kemungkinan 50-50%," kata Muhadjir.

Ia pun menyebut pemerintah masih memetakan siapa saja yang membeli vaksin Covid-19 secara mandiri atau ditanggung pemerintah sepenuhnya. Namun yang pasti, Muhadjir bilang kalau vaksinasi mandiri bukan serta mereka yang bersangkutan harus membayar sendiri.

"Memang ada yang mandiri bayar sendiri, tapi ada yang tanggung jawab perusahaan atau pemilik di mana dia bekerja. Itu mesti dinegosiasi," ujar Muhadjir.

BERITA SELENGKAPNYA >>> KLIK DI SINI


Petisi mendesak Jokowi batalkan program vaksin mandiri
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading