Ditelpon Jokowi, Bos Tesla Bakal Kirim Tim ke Indonesia

Tech - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
12 December 2020 15:56
FILE PHOTO:   A Tesla dealership is seen in West Drayton, just outside London, Britain, February 7, 2018. REUTERS/Hannah McKay/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan pada Jumat, (11/12/2020) menelepon CEO Tesla Elon Musk. Pemerintah dan Tesla berbincang mengenai potensi peluang investasi di perusahaan mobil listrik di Indonesia.

"Pembicaraan ini membahas mengenai peluang investasi perusahaan mobil listrik Tesla di Indonesia," mengutip keterangan resmi Biro Komunikasi Kemenko Maritim dan Investasi, Sabtu, (12/12/2002).

Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai industri mobil listrik dan komponen utama baterai listrik. Selain itu, Presiden RI Joko Widodo juga mengajak Tesla untuk melihat Indonesia sebagai launching pad Space X.


CEO Tesla Elon Musk menanggapi undangan Presiden RI Joko Widodo dengan rencana mengirimkan timnya ke Indonesia pada bulan Januari 2021 untuk menjajaki semua peluang kerjasama tersebut.

Tidak hanya Indonesia yang mengincar Tesla, diam-diam Thailand juga sedang membidik Tesla Inc untuk membangun pabrik mobil listrik di negaranya. Hal ini tentu jadi kabar mengejutkan, di saat bersamaan Indonesia juga sedang merayu Tesla membangun pabrik, khususnya fasilitas pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Laporan Bangkok Post, berjudul EV trade-in scheme being considered mengungkapkan soal kabar bahwa Menteri Perindustrian (Menperin) Thailand Suriya Jungrungreangkit menyampaikan Tesla Inc berencana segera bertemu dengan Kementerian Perindustrian Thailand untuk membahas investasi dalam kendaraan listrik dan teknologi kendaraan listrik hibrida plug-in di Thailand.

Sebelumnya, duta besar AS dan pengusaha dari US-Asean Business Council juga bertemu dengan Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha untuk membahas prospek bisnis Tesla di Thailand.

Tesla ingin mengetahui lebih lanjut dengan kebijakan dan iklim investasi di Thailand. Thailand memang memiliki paket kebijakan baru untuk menggaet investasi kendaraan listrik.

Salah satunya pembebasan pajak selama tiga tahun untuk produsen kendaraan hybrid plug-in, dan pembebasan pajak penghasilan maksimum delapan tahun untuk pembuat EV penuh, dengan hak istimewa tambahan jika mereka berinvestasi dalam Riset dan Pengembangan.

Thailand punya target meningkatkan produksi mobil listrik hingga porsinya sampai 30% dari total produksi mobil pada 2030, atau sekitar 750.000 mobil dari total 2,5 juta unit mobil per tahun.

Para eksekutif mengatakan mereka akan melanjutkan rencana investasi mereka di Thailand dan meminta pemerintah untuk menjaga momentum dalam proyek stimulus pariwisata serta bekerja untuk mengurangi pembatasan perjalanan untuk membantu perekonomian kembali ke jalurnya.

Indonesia juga masuk dalam radar investasi Tesla. Pemerintah Indonesia berambisi menjadi produsen baterai mobil listrik, bahkan yang terbesar di dunia. Keinginan menjadi produsen baterai mobil listrik itu lantaran Indonesia memiliki kandungan nikel yang mumpuni.

CEO Tesla Elon Musk pun pernah menyebut nama Indonesia terkait cadangan nikel untuk mendukung industri baterai yang bakal digunakan Tesla. Perusahaan mobil listrik itu belakangan jadi buah bibir soal kabar rencana pembangunan pabrik baterai di Batang, Jawa Tengah.

Pabrik yang akan dibangun Tesla di Indonesia bukan perakitan mobil, melainkan untuk kebutuhan produksi baterai mobil listrik. Pemerintah mengarahkan Tesla untuk masuk di kawasan industri Batang yang sedang dibangun pemerintah.

FILE PHOTO: Tesla Chief Executive Office Elon Musk speaks at his company's factory in Fremont, California, U.S., June 22, 2012.   REUTERS/Noah Berger/File PhotoFoto: CEO Tesla Elon Musk (REUTERS/Noah Berger)
FILE PHOTO: Tesla Chief Executive Office Elon Musk speaks at his company's factory in Fremont, California, U.S., June 22, 2012. REUTERS/Noah Berger/File Photo

Rencana Tesla membangun pabrik di Indonesia juga masih dalam tahap penjajakan. Menurut Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang, komunikasi antara pemerintah Indonesia dengan perusahaan milik Elon Musk itu terus berlangsung.

Bahkan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah terus merayu Tesla untuk berinvestasi di Indonesia. Perwakilan Tesla dan delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sempat bertemu pada November lalu di AS.

"Kemungkinan besar kita rayu lagi Tesla untuk bisa masuk," kata Bahlil akhir November lalu. 


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading