Bos Instagram: TikTok Pesaing Tangguh yang Pernah Kami Lihat

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
11 December 2020 15:32
This Friday, Aug. 23, 2019 photo shows the Instagram app icon on the screen of a mobile device in New York. (AP Photo/Jenny Kane)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bos Instagram Adam Mosseri mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Ia menyebut aplikasi video pendek milik Bytedance, TikTok sebagai pesaing dari aplikasi media sosial milik Facebook ini.

"TikTok adalah pesaing yang sangat tangguh, mungkin pesaing paling tangguh yang pernah kami lihat. Mereka sangat fokus, mereka bertekad, dan mengeksekusinya dengan baik," ujar Adam Mosseri seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (11/12/2020).

"TikTok adalah perusahaan yang mengkloning [aplikasi] Musical.ly, kemudian tumbuh begitu pesat sehingga mereka benar-benar mampu membeli layanan yang mereka kloning, dan ... menginginkan konten atau format video pendek yang menghiburnya, mereka pantas mendapatkan banyak penghargaan untuk itu."


Adam Mosseri menambahkan untuk mengejar ketertinggalan dari TikTok, Instagram membuat serangkain fitur baru. Salah satunya Reels yang mirip seperti TikTok dan menggabungkannya dengan fitur belanja.

Sekarang bisnis dan kreator dapat memberi tag produk saat mereka membuat video Reels, dan konsumen dapat men-tap "lihat produk" untuk segera membelinya atau menyisihkannya untuk pembelian nanti.

"Ini adalah kami mencoba mengejar ketinggalan dalam banyak cara, membangun serangkaian fitur bagi pembuat untuk menginspirasi mereka agar menggunakan platform kami lebih banyak, karena tanpa konten yang menarik tidak ada alasan untuk pergi ke Reels," jelasnya.

Adam Mosseri juga mengungkapkan keberhasilan TikTok menunjukkan Facebook Group tidak monopoli dan anti persaingan seperti yang dituduhkan Federal Communication Trade Commission dan 48 jaksa agung negara bagian Amerika Serikat (AS).

"Menurut saya, kuncinya adalah memahami masalah apa yang Anda coba selesaikan dan apa konsekuensinya. Konsekuensi (memaksa Facebook menjual Instagram), saya pikir akan sangat, sangat signifikan bagi orang-orang yang menggunakan dan mengandalkan Instagram, "kata Mosseri.

Asal tahu saja, Instagram diluncurkan pada 2010 silam oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger dan diakuisisi Facebook pada 2012 senilai US$1 miliar.

Adapun TikTok diluncurkan pada 2016 dan dengan cepat aplikasi video pendek ini berkembang menjadi salah satu aplikasi yang populer di kalangan anak muda. Bahkan kesuksesan TikTok dianggap CEO Facebook Mark Zuckerberg sebagai ancaman terhadap Facebook Group.


(roy/wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading