Internasional

Heboh China Dukung Trump Sebut Demokrat Curang, Faktanya?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
10 December 2020 15:50
Infografis: Ini Bukti

Jakarta, CNBC Indonesia - Kedutaan Besar China untuk Amerika Serikat (AS) membuat heboh di Twitter. Akun Twitter lembaga itu me-retweett pernyataan Presiden AS Donald Trump soal Partai Demokrat melakukan kecurangan di Pemilu Presiden (Pilpres) 3 November 2020.

Dalam cuitan bertanggal 9 Desember 2020 Trump menulis soal kenapa Pilpres AS tak dibatalkan padahal ada kecurangan. Trump kembali menuding Partai Demokrat, tanpa ada bukti.


"Kalau ada yang curang di Pemilu, seperti yang dilakukan [Partai] Demokrat, kenapa Pemilu tak langsung dibatalkan? Bagaimana sebuah negara bisa dijalankan seperti itu," cuitnya akun twitter @realDonaldTrump.

Pernyataan Trump ini kemudian di retweet oleh akun Twitter Kedutaan Besar China untuk AS. Ini diabadikan oleh reporter Reuters David Sheperdson, dengan menuliskan retweet yang menarik, seperti dikutip dari CNBC International Kamis (10/12/2020).

Tak lama berselang setelah kejadian tersebut Kedutaan Besar China untuk AS kemudian menjelaskan bahwa akun itu diretas. Kedutaan mengaku tidak me-retweet apa pun pada 9 Desember 2020.

Twitter sendiri telah berulangkali menyematkan label informasi salah pada cuitan Trump. Sejak pemilihan umum Presiden 3 November 2020 dengan hasil Joe Biden dari Partai Demokrat sebagai presiden terpilih.

Sebelumnya, Rabu (9/12/2020), Trump mengajukan tuntutan hukum bersama dengan Jaksa Agung Texas Ken Paxtpn untuk membatalkan kemenangan Joe Biden dalam pemilu. Sebanyak 17 negara bagian yang memenangkan Trump maju membela sang mantan pengusaha.


(roy/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading