Ada Kabar Baik Soal Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
28 October 2020 15:10
INFOGRAFIS, Pendaftaran Kartu Prakerja 2020 Disetop

Jakarta, CNBC Indonesia - Pendaftaran Program Kartu Prakerja gelombang 11 dipastikan akan dibuka. Uang yang sudah dikembalikan kepada Rekening Kas Umum Negara (RKUN) sebesar Rp 1,33 triliun akan digunakan lagi untuk pelaksanaan program Kartu Prakerja.

Salah sumber CNBC Indonesia di pemerintahan mengatakan dana program Kartu Prakerja Rp 1,33 triliun yang dikembalikan ke RKUN akan digunakan lagi untuk program Kartu Prakerja Gelombang 11.

"Dana Rp 1,33 triliun digunakan untuk prakerja lagi. Nanti akan buka batch lagi. Kalau kapannya tanya PMO ya," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Rabu (28/10/2020).


Kendati demikian sumber yang tak meminta indentitasnya tak diungkap ini tak mengetahui kapan pastinya pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 11 akan dibuka.

CNBC Indonesia juga sudah mencoba mengkonfirmasi kepada Head Communications PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu. Kata dia, sampai saat ini PMO masih menunggu keputusan dari Komite Cipta Kerja mengenai pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 11.

"Kami masih menunggu keputusan Komite Cipta Kerja," ujarnya kepada CNBC Indonesia.

CNBC Indonesia sudah mencoba untuk menghubungi Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Rudy Salahuddin untuk meminta konfirmasi mengenai pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11. Namun, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban.

Untuk diketahui, terdapat dana program Kartu Prakerja yang telah dikembalikan ke RKUN berjumlah Rp 1,33 triliun. Hal itu karena PMO telah mencabut status kepesertaan program Kartu Prakerja gelombang 1-9 kepada 373.745 orang.

Dengan dicabutnya status kepesertaan pada gelombang 1-9, maka sebanyak 373.745 orang yang juga kemudian masuk di dalam daftar hitam atau blacklist PMO atau tidak akan bisa lagi mengikuti program kartu prakerja selamanya.

Sebelumnya, Rudy menjelaskan, jika kemudian pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 11 akan dibuka, kemungkinan akan berlangsung pada tahun ini, tepatnya di akhir Oktober mendatang.

"Jadi gelombang 11 itu, sebenarnya kita juga masih ada yang dicabut kepesertaannya. Dan itu sudah dikembalikan ke Kementerian Keuangan anggarannya. Nah kami masih menunggu keputusan dari Komite Cipta Kerja."

"Dalam waktu dekat mungkin akan diumumkan apakah uang tersebut bisa dikembalikan lagi untuk membuka gelombang ke-11. Tapi intinya kita terbuka dan siap apabila kita diminta untuk membuka gelombang ke-11, kita harus segera mengerjakan, tapi mungkin sebelum akhir bulan Oktober ini kita harus menyelenggarakan untuk pembukaan gelombang ke-11," jelas Rudy dalam video conference, Rabu (14/10/2020).


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading