Vaksin Corona AstraZeneca Hasilkan Antibodi di Lansia & Anak

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
27 October 2020 06:48
Uji Coba Vaksin Corona Ke Manusia

Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa farmasi Inggris AstraZenenca mengatakan vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan telah menghasilkan respons kekebalan pada lanjut usia (lansia) dan anak-anak.

AstraZeneca, yang sedang mengembangkan vaksin Covid-19 bekerja sama dengan University of Oxford, mengatakan respons merugikan terhadap vaksin di kalangan lansia juga ditemukan lebih rendah.

Kabar baik itu meningkatkan harapan akan penemuanĀ vaksin Covid-19 pada akhir tahun ini dan segera diproduksi untuk mengakhiri pandemi corona di Bumi.


"Sangat menggembirakan melihat respons imunogenisitas (kemampuan vaksin untuk menginduksi respons imun) serupa antara lansia dan anak-anak serta reaktogenisitas (reaksi merugikan) lebih rendah pada lansia, di mana tingkat keparahan penyakit Covid-19 lebih tinggi," ujar juru bicara AstraZeneca, seperti dihimpun dari CNBC International, Selasa (27/10/2020).

"Hasil tersebut selanjutnya membangun bukti keamanan dan imunogenisitas AZD1222," uangkap juru bicara AstraZeneca, mengacu pada nama teknis vaksin Oxford-AstraZeneca.

Perusahaan farmasi dan pusat penelitian terus berjuang untuk menghadirkan vaksin yang aman dan efektif guna mengakhiri pandemi virus corona yang telah merenggut nyawa lebih dari 1,15 juta jiwa.

Menurut World Health Organization (WHO) ada lebih dari 150 vaksin Covid-19 yang dikembangkan saat ini dan beberapa di antaranya sudah memasuki uji klinis tahap akhir sebelum meminta persetujuan dari otoritas kesehatan masing-masing negara.

Vaksin yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca dianggap sebagai salah satu terdepan untuk mendapatkan persetujuan regulator. CEO AstraZeneca Pascal Soirot sebelumnya mengatakan vaksin itu akan memberikan perlindungan terhadap infeksi virus corona selama satu tahun.


(roy/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading